
NEWSREAL.ID, GAZA CITY- Lima jurnalis Al Jazeera tewas dalam serangan brutal pasukan Israel di Jalur Gaza, Minggu (10/8). Salah satu korban, Anas Al Sharif (28), merupakan reporter terkenal yang kerap melaporkan kondisi Gaza utara.
Media asal Qatar itu melaporkan, korban terdiri atas koresponden Mohammed Qreiqeh, reporter on air Anas Al Sharif, serta tiga juru kamera Ibrahim Zaher, Mohammed Noufal, dan Moamen Aliwa yang tewas ketika tenda mereka di luar gerbang Rumah Sakit Al Shifa, Kota Gaza, dihantam serangan Israel.
Direktur Rumah Sakit Al Shifa memastikan, Al Sharif dan rekan-rekannya tampaknya sengaja menjadi sasaran. Israel sendiri mengakui telah menargetkan Al Sharif, menuduhnya sebagai “teroris” yang terafiliasi dengan Hamas.
Menurut Al Jazeera, Noufal juga bertugas sebagai sopir sekaligus kru teknis kamera dalam siaran. Peristiwa ini menambah panjang daftar korban pekerja media dalam agresi Israel ke Gaza, yang dalam 22 bulan terakhir sedikitnya telah merenggut nyawa 200 jurnalis.
Reporter Al Jazeera Hani al-Shaer mengatakan sebuah pesawat tak berawak Israel menyerang tenda jurnalis sekitar pukul 11:35 malam (20:35 GMT) pada Minggu malam.
Sesaat sebelum terbunuh, Al Sharif menulis di X bahwa Israel telah melancarkan pemboman yang intens dan terkonsentrasi juga dikenal sebagai “sabuk api” di wilayah timur dan selatan Kota Gaza.
Jurnalis Amer al-Sultan berada di tenda tetangga saat serangan terjadi. “Saya datang ke lokasi kejadian dan melihat semua kerusakan,” ujar al-Sultan kepada Al Jazeera. Mubasher berdiri di tengah reruntuhan tenda, punggungnya menempel di dinding beton yang berlubang-lubang dan berlumuran darah akibat serangan. “(Saya pikir) semua rekan kami gugur.”
Al-Sultan menambahkan bahwa dia tidak yakin siapa jurnalis yang ada di dalam tenda itu, tetapi “ketika saya mulai memfilmkan, saya melihat rekan kami Anas Al Sharif tergeletak di tanah dan Mohammed Qreiqeh, yang terbakar.
“Kami mulai menariknya keluar dan mencoba memadamkan api.”
Klaim Israel
Tentara Israel mengunggah tentang pembunuhan jurnalis secara sengaja, dengan mengklaim bahwa mereka ingin membunuh al-Sharif, yang mereka tuduh sebagai komandan bersenjata Hamas yang hanya menyamar sebagai jurnalis.
Dalam pernyataan tersebut, pihaknya menuduh al-Sharif “melakukan serangan roket terhadap warga sipil dan pasukan Israel” dan mengklaim pihaknya memiliki dokumen yang memberikan “bukti yang tidak dapat dibantah” atas hal tersebut.
Muhammad Shehada, seorang analis di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri, mengatakan tidak ada “bukti sama sekali” bahwa al-Sharif terlibat dalam permusuhan apa pun.
Serangan ini kembali memicu kecaman internasional atas tindakan Israel yang dianggap melanggar hukum humaniter dan kebebasan pers. (tb)
Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza
GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...
Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...
Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza
OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...
Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April
*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...
AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman
WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...
Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz
JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...
Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam
JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...
Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz
TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....
Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz
JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....
Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang
TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....
Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo
*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...
Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...

