Ekonomi Bisnis

Kadin: Potensi Ekspor Rp2,3 Kuadriliun Masih Menunggu Digarap

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 28 Agustus 2025 16:30 WIB
Kadin: Potensi Ekspor Rp2,3 Kuadriliun Masih Menunggu Digarap
NEWSREAL.ID - PANEN SAWIT: Petani tengah memanen sawit di lahan yang dikelola oleh PT SAPM di Pulau Pandan, Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Produk turunan kelapa sawit berkelanjutan menyimpan potensi besar untuk pasar ekspor RI. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai masih ada peluang besar bagi produk dalam negeri untuk menembus pasar global. Nilainya diperkirakan mencapai 145 miliar dolar AS atau setara Rp2,3 kuadriliun (kurs Rp16.339), namun hingga kini belum tergarap optimal.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia, Juan Permata Adoe, menyebut total potensi ekspor Indonesia sesungguhnya mencapai 302 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, hampir separuhnya masih belum dimanfaatkan. “Peluangnya besar, mulai dari produk turunan kelapa sawit berkelanjutan, komponen otomotif, peralatan listrik, hingga produk gaya hidup,” ujarnya di Jakarta, Kamis (28/8).

Kinerja ekspor Indonesia sejatinya terus menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Mei 2025 mencapai 24,61 miliar dolar AS (Rp402 triliun), sementara pada Juni sebesar 23,44 miliar dolar AS (Rp382 triliun). Secara akumulatif, Januari-Mei, ekspor menembus 111,98 miliar dolar AS atau Rp1,8 kuadriliun, naik hampir 7 persen dibanding periode sama tahun lalu. “Semester pertama tahun ini ekspor diperkirakan mencapai 135,41 miliar dolar AS atau Rp2,2 kuadriliun,” tambah Juan.

Ekosistem Ekspor

Ia menjelaskan, ekosistem ekspor Indonesia kini semakin sederhana dan terintegrasi. Direktori InaExport memungkinkan pembeli luar negeri mengakses langsung data eksportir, sementara perizinan ekspor dapat diproses daring melalui INATRADE, yang terhubung dengan Indonesia National Single Window dan sistem OSS-RBA. Sertifikat asal barang (e-SKA) pun kini bisa diterbitkan secara elektronik.

Dari sisi dukungan pembiayaan, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia turut menyediakan fasilitas kredit dan penjaminan. Pemerintah juga memperkuat kebijakan melalui National Logistics Ecosystem serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025, yang menetapkan standar pelayanan sekaligus memperjelas kategori risiko.

Lebih jauh, akses pasar global Indonesia juga semakin terbuka lewat perjanjian perdagangan. Indonesia telah bergabung dengan RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership), serta menandatangani CEPA dengan Korea Selatan dan Uni Emirat Arab. Bahkan, kesepakatan politik juga sudah dicapai untuk CEPA Indonesia-Uni Eropa.

“Semua langkah ini diarahkan agar kapasitas industri Indonesia sejalan dengan permintaan global. Kalau peluang Rp2,3 kuadriliun ini bisa dioptimalkan, posisi Indonesia di rantai pasok internasional akan semakin kuat,” tegas Juan. (tb)

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Leave a comment