Nasional

Mensos: Evaluasi Bansos Setiap Lima Tahun

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 5 Agustus 2025 18:00 WIB
Mensos: Evaluasi Bansos Setiap Lima Tahun
NEWSREAL.ID - DIALOG SOSIAL: Mensos, Saifullah Yusuf saat menghadiri dialog bersama pilar-pilar sosial di tiga kabupaten di Jawa Timur yakni Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek Senin (4/8). (Foto: Kemensos)

NEWSREAL.ID, PONOROGO Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menekankan bahwa bantuan sosial (bansos) bukanlah program permanen, melainkan intervensi sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sebelum diarahkan menuju kemandirian melalui program pemberdayaan.

Pernyataan ini disampaikan dalam dialog bersama pilar-pilar sosial dari tiga kabupaten di Jawa Timur, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek yang digelar Senin (4/8). Kegiatan tersebut diikuti 435 peserta yang terdiri dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Selain itu, turut hadir perwakilan dari Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta unsur Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (Pordam) dan pendamping rehabilitasi sosial (Rehsos).

Menurut Gus Ipul, selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, arah kebijakan kesejahteraan sosial kini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat. Pemerintah bahkan membentuk Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut.

Program Pemberdayaan

“Kita tidak bisa terus menerus bergantung pada bansos. Bagi kelompok usia produktif, evaluasi dilakukan setiap lima tahun. Bila dianggap mampu, maka harus beralih ke program pemberdayaan. Bila belum, bansos tetap diberikan,” ujar Gus Ipul.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan bansos sesuai peruntukan. Misalnya, bantuan Rp750.000 per tiga bulan bagi ibu hamil harus digunakan untuk peningkatan gizi, sementara bansos untuk bayi, lansia, dan penyandang disabilitas harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. “Pendamping memiliki tugas membina dan mengedukasi keluarga penerima manfaat agar tepat dalam menggunakan bansos,” katanya.

Pemutakhiran data penerima bansos dilakukan secara periodik melalui kerja sama antara Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), dan pemerintah daerah. Data terbaru dari BPS digunakan sebagai acuan penyaluran bansos setiap triwulan.

“Data sosial sangat dinamis. Ada warga yang meninggal, lahir, pindah, atau menikah. Karena itu, validasi dan pembaruan data sangat krusial untuk memastikan bansos tepat sasaran,” tegasnya.  (ct)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment