Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

869 Ribu Peserta PBI JKN Aktif Lagi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 2 Maret 2026 10:00 WIB
869 Ribu Peserta PBI JKN Aktif Lagi
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan keterangan usai menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Kabupaten Karawang, Jabar, Kamis (26/2/2026). (Foto: Kemensos)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membeberkan perkembangan terbaru soal pengaktifan kembali peserta Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) yang sebelumnya sempat dinonaktifkan. Dari total 11 juta peserta, sebanyak 869 ribu lebih kini sudah kembali aktif lewat berbagai skema.

“Dari 11 juta yang kemarin nonaktif, sejumlah 869.000 telah aktif kembali melalui berbagai skema,” ujar Gus Ipul usai sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Karawang, Kamis (26/2/2026). Ia merinci, sebanyak 132.507 peserta kembali ke segmen PBI JKN melalui mekanisme reaktivasi.

Lalu 405.965 peserta beralih pembiayaan ke pemerintah daerah lewat skema PBPU/BP Pemda. Tak hanya itu, 184.357 peserta tercatat beralih ke segmen pegawai negeri atau pegawai BUMN/BUMD. Menurut Gus Ipul, perpindahan ini menjadi indikator bahwa sebelumnya terdapat peserta yang belum sepenuhnya tepat sasaran.

“Karena status mereka adalah pegawai negeri atau pegawai BUMN/BUMD. Jadi memang ada yang dulu belum sepenuhnya tepat sasaran,” jelasnya. Sebanyak 88 peserta lainnya beralih pembiayaan ke perusahaan swasta tempat mereka bekerja.

Segmen Mandiri

Sementara 147.046 peserta memilih pindah ke segmen mandiri. Bahkan, tercatat 6.993 peserta naik ke kelas 2 dan 2.990 peserta naik ke kelas 1 layanan JKN. Meski demikian, Gus Ipul menegaskan mayoritas dari 11 juta peserta yang dinonaktifkan memang sudah melalui proses evaluasi data. Pemerintah tetap membuka ruang reaktivasi bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia juga mengungkapkan telah menandatangani daftar penerima PBI untuk bulan berikutnya, dengan ketentuan peserta di luar desil 1-5 masih tetap terdaftar selama tiga bulan ke depan sembari dilakukan sosialisasi. “Kami sarankan bagi yang mampu untuk pindah ke segmen mandiri, tapi bagi yang tidak mampu kita akan aktifkan kembali melalui PBI JKN,” tegasnya.

Selain itu, sekitar 106 ribu peserta dengan penyakit kronis dan katastropik telah otomatis direaktivasi sehingga bisa kembali mengakses layanan kesehatan.

Ke depan, proses ground check akan terus dilakukan dengan mencocokkan kepemilikan aset untuk pemutakhiran DTSEN. Pemerintah juga akan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam uji lapangan guna menjaga konsistensi dan akurasi data.

Langkah ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan kesehatan tepat sasaran, tanpa mengabaikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan perlindungan. (tb)

Berita Terbaru

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...

Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...

Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...

Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan...

Nusron Beberkan Sikap Prabowo soal BoP: Pilih Jalur Diplomasi, Belum Bicara Keluar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan Presiden Prabowo Subianto tetap membuka ruang terhadap kritik dan masukan terkait keanggotaan Indonesia dalam forum perdamaian internasional Board of Peace (BoP)....

Jusuf Kalla: Indonesia Jangan Netral, Harus Berpihak pada Negara yang Diserang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menilai Indonesia tidak seharusnya bersikap netral dalam konflik internasional ketika ada negara yang diserang. Ia...

ICMI Usul Indonesia ‘Pause’ Keanggotaan BoP Usai Serangan AS-Israel ke Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyarankan pemerintah Indonesia menangguhkan sementara kewajiban keanggotaan dalam Board of Peace (BoP) menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah...

KP2MI Pantau Ketat Nasib Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Memanasnya konflik di Timur Tengah membuat pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kini memantau kondisi para pekerja migran Indonesia...

Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bersama kepolisian menyiapkan 10 ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengoperasian sementara sejumlah ruas tol tersebut diharapkan...

Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG Wanti-wanti Dampaknya ke Pertanian hingga Karhutla

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini berpotensi memicu dampak berantai di berbagai sektor, mulai dari pertanian, cadangan air,...

Lebaran Makin Dekat, Pemerintah Pastikan Stok Pangan, BBM hingga Elpiji Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan stok pangan dan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepastian itu...