Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Nadiem Ikut Jadi Tersangka, Korupsi Laptop Rp1,98 Triliun Kian Menggurita

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 4 September 2025 17:41 WIB
Nadiem Ikut Jadi Tersangka, Korupsi Laptop Rp1,98 Triliun Kian Menggurita
NEWSREAL.ID - JADI TERSANGKA: Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim berjalan menuju mobil tahanan menuju Rutan Salemba dari Gedung Kejagung seusai ditetapkan sebagai tersangka, Kamis (4/9). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memasuki babak baru. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menjerat lima orang sebagai tersangka, termasuk mantan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengumumkan penetapan tersangka itu dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (4/9). “Telah ditetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” ujarnya.

Direktur Penyidikan Jampidsus, Nurcahyo Jungkung Madyo, menegaskan status hukum Nadiem muncul setelah penyidik mengantongi bukti permulaan yang cukup. “Berdasarkan keterangan saksi, saksi ahli, surat, dan barang bukti yang ada, penyidik menetapkan NAM selaku Mendikbudristek periode 2019–2024 sebagai tersangka,” kata Nurcahyo.

Dugaan korupsi ini ditaksir menimbulkan kerugian negara hampir Rp2 triliun, meskipun angka pastinya masih menunggu perhitungan resmi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain Nadiem, empat orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ialah Sri Wahyuningsih (SW), mantan Direktur Sekolah Dasar Ditjen PAUD Dikdasmen 2020–2021, Mulyatsyah (MUL), mantan Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, Jurist Tan (JT/JS), staf khusus Mendikbudristek era Nadiem dan Ibrahim Arief (IBAM), konsultan perorangan proyek infrastruktur teknologi di Kemendikbudristek.

Peran Kunci

Kejagung menyebut Nadiem diduga memiliki peran kunci. Ia menginisiasi kerja sama dengan Google Indonesia pada awal 2020 untuk penggunaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan. Padahal, uji coba sebelumnya pada 2019 dinyatakan gagal.

Untuk melancarkan rencana itu, Nadiem disebut menggelar rapat virtual bersama jajarannya dan mewajibkan penggunaan Chromebook sebagai perangkat TIK di sekolah. Dari sinilah pengadaan laptop massal dimulai, hingga menimbulkan dugaan penyalahgunaan anggaran.

Sementara empat tersangka lain diduga ikut mengatur mekanisme pengadaan, mengarahkan hasil kajian teknis, hingga mengubah sistem e-katalog demi memastikan produk Google digunakan.

Akibatnya, pengadaan lebih dari 1,2 juta unit Chromebook senilai Rp9,3 triliun tidak berjalan optimal karena perangkat dinilai sulit dipakai guru maupun siswa.

Kasus ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena besarnya kerugian negara, tetapi juga lantaran menyeret nama mantan menteri muda yang pernah dipuji sebagai wajah baru reformasi pendidikan. (tb)

Berita Terbaru

KPK OTT Kepala KPP Madya Banjarmasin, Tiga Orang Diamankan

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono, ditangkap...

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...

KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...

Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...

Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...

Leave a comment