Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Negara-Negara yang Baru Dukung Palestina Merdeka di PBB

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 16 September 2025 15:33 WIB
Negara-Negara yang Baru Dukung Palestina Merdeka di PBB
NEWSREAL.ID - DUKUNG PALESTINA: Ribuan warga Berlin, Jerman, melakukan demonstrasi besar-besaran pada Sabtu (13/9) di depan Gerbang Brandenburg untuk menuntut penghentian genosida di Gaza, Palestina. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA – Dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina semakin menguat. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (12/9) mengadopsi Deklarasi New York mengenai Penyelesaian Damai Isu Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. Sebanyak 142 negara menyatakan dukungan, 10 negara menolak, dan 12 negara memilih abstain.

Deklarasi ini berisi peta jalan komprehensif, mulai dari gencatan senjata permanen di Gaza, pembebasan sandera, penarikan penuh pasukan Israel, hingga pembentukan Misi Stabilisasi PBB. Langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat aparat keamanan Palestina dan menjamin keamanan kedua pihak.

Dukungan Barat

Menariknya, sejumlah negara Barat yang sebelumnya ragu atau menolak kini menyatakan dukungan. Negara-negara tersebut antara lain:

  • Prancis: Selain menjadi pemrakarsa Deklarasi New York bersama Arab Saudi, Paris menegaskan akan mengakui Palestina di Sidang Majelis Umum PBB mendatang.
  • Inggris: Biasanya abstain, namun kali ini mendukung. PM Keir Starmer menilai solusi dua negara berada dalam ancaman sehingga Inggris harus bertindak.
  • Kanada: Dulu menolak Palestina sebagai negara pengamat, kini di bawah PM Mark Carney, Kanada ikut mendukung deklarasi dan berencana mengakui Palestina.
  • Australia: PM Anthony Albanese menyatakan Australia akan mengakui Palestina di SMU PBB ke-80 September ini.
  • Belgia: Mengumumkan dukungan pada awal September dengan alasan kemanusiaan, terutama kondisi di Gaza.
  • Malta: PM Robert Abela menyebut dukungan Malta sebagai bentuk komitmen pada perdamaian abadi.
  • Portugal: PM Luis Montenegro menegaskan negaranya siap mengakui Palestina mulai September.
  • Jerman: Secara mengejutkan ikut mendukung deklarasi, meski tetap menolak konsep “hak kembali” bagi pengungsi Palestina.

Adapun 10 negara yang menolak adalah Amerika Serikat, Israel, Hungaria, Nauru, Argentina, Paraguay, Mikronesia, Palau, Papua Nugini, dan Tonga. Sedangkan 12 negara abstain, di antaranya Albania, Kamerun, Ekuador, Ethiopia, Fiji, Guatemala, Moldova, dan Republik Ceko.

Dengan bergabungnya negara-negara Barat seperti Prancis, Inggris, Kanada, Australia, dan Jerman, dukungan terhadap Palestina semakin kuat di forum internasional. Momentum ini disebut sebagai titik penting dalam mendorong pengakuan Palestina sebagai negara merdeka di Sidang Majelis Umum PBB bulan September mendatang. (tb)

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment