Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

PGRI Desak 20 Persen Anggaran Pendidikan Harus Murni, Bukan Dibagi ke Banyak Kementerian

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 3 September 2025 22:21 WIB
PGRI Desak 20 Persen Anggaran Pendidikan Harus Murni, Bukan Dibagi ke Banyak Kementerian
NEWSREAL.ID - PEMBICARA SEMINAR: Ketua Umum PB PGRI Prof Unifah Rosyidi saat menjadi pembicara pada seminar bertajuk "Pemenuhan Akses Terhadap Pendidikan Bermutu Untuk Semua" yang digelar PGRI Jateng di Universitas PGRI Semarang (Upgris), Rabu (3/9). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan agar alokasi 20 persen anggaran pendidikan dari APBN maupun APBD benar-benar murni digunakan untuk sektor pendidikan.

Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, menyebut ada tiga poin utama yang diperjuangkan dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Pertama, anggaran pendidikan harus dipastikan 20 persen murni untuk sekolah, guru, dan fasilitas, bukan melebar ke berbagai kementerian.

“Selama ini anggaran 20 persen itu diartikan sebagai fungsi pendidikan yang bisa tersebar ke 21 kementerian dan lembaga. Akibatnya, porsi nyata untuk pendidikan makin mengecil,” kata Unifah usai seminar bertajuk Pemenuhan Akses Terhadap Pendidikan Bermutu Untuk Semua di Universitas PGRI Semarang (Upgris), Rabu (3/9).

Selain soal anggaran, PGRI juga menekankan pentingnya memasukkan tunjangan sertifikasi guru ke dalam batang tubuh UU Sisdiknas yang baru. Menurut Unifah, kepastian regulasi soal tunjangan profesi menjadi kunci kesejahteraan guru.

Karakter Pendidik

Ia juga menyoroti peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) seperti Upgris. “Guru bisa belajar soal teknologi atau kecerdasan buatan di mana saja. Tapi karakter pendidik hanya bisa dibentuk di kampus keguruan,” tegasnya.

Ketua PGRI Jateng sekaligus anggota DPD RI, Muhdi, menambahkan bahwa UU Sisdiknas saat ini sudah berusia lebih dari dua dekade dan tak lagi relevan.

“Sudah saatnya diperbarui agar pendidikan kita mampu menjawab tantangan zaman dan melahirkan generasi unggul,” ujarnya.

Menurut Muhdi, fokus revisi UU Sisdiknas tidak hanya soal anggaran, tapi juga keberlanjutan profesi guru. Ia mengingatkan agar pengakuan terhadap status guru sebagai profesi tak boleh dikurangi.

“Anggaran itu harus dipakai untuk menyiapkan sekolah yang layak, guru yang kompeten dan sejahtera, serta fasilitas pendidikan. Indonesia tidak akan maju kalau pendidiknya tidak sejahtera,” pungkasnya. (ct)

Berita Terbaru

Tantangan bagi Akademisi, Proyek Giant Sea Wall Libatkan Kampus

JAKARTA, NEWSREAL.id – Terobosan besar diambil pemerintah sekarang dalam melaksanakan program infrastruktur strategis yakni pelibatan penuh dunia pendidikan tinggi. Realisasinya adalah arahan langsung pelibatan akademisi...

Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...

Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...

Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...

101 Sekolah Rakyat Ditarget Rampung Juni 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menargetkan pembangunan 101 unit Sekolah Rakyat permanen tahap dua rampung pada Juni 2026. Proyek ini diprioritaskan selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru...

Mendikdasmen: Sekolah Tetap Tatap Muka

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa aktivitas pembelajaran di sekolah tetap berjalan normal usai libur Hari Raya...

DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Lagi demi Efisiensi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana mengembalikan sistem pembelajaran daring bagi siswa mulai April 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi menuai penolakan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi...

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Leave a comment