
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas) Otto Hasibuan menegaskan, Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) memiliki peran vital sebagai wadah bagi musisi dan pencipta lagu dalam memperoleh hak royalti.
“Musisi tidak bisa mengumpulkan royalti secara individu, karena itu LMK sangat penting agar hak-hak para pencipta terlindungi,” ujar Otto saat menerima kunjungan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) di Jakarta, Selasa (23/9), sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang dikonfirmasi Rabu, (24/9).
Otto menyampaikan bahwa DPR saat ini tengah membahas revisi undang-undang guna memperkuat tata kelola royalti, termasuk membuka peluang kerja sama dengan lembaga kolektif internasional.
Komitmen Indonesia
Dalam pertemuan itu, Otto juga menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk segera bergabung sebagai anggota OECD. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan agenda penguatan integritas publik dan reformasi kelembagaan.
Meski kerangka hukum nasional dinilai sudah cukup kuat, Otto mengakui tantangan terbesar justru terletak pada integritas aparatur negara, mengingat masih adanya kasus besar yang menyeret pejabat tinggi, mulai dari hakim agung, anggota DPR, hingga menteri.
“Pemerintah RI berkomitmen menegakkan prinsip no one is immune from law enforcement,” tegasnya. Staf Khusus Menko Kumham Imipas Bidang Internasional Ahmad Usmarwi Kaffah menambahkan, korupsi merupakan akar dari berbagai permasalahan di Indonesia.
Dalam forum OECD di Paris, ia menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh dalam pemberantasan korupsi. “Tidak ada negara yang benar-benar bebas dari korupsi, termasuk Amerika Serikat maupun Tiongkok. Tapi dengan pengalaman dan pengetahuan yang ada, Indonesia akan terus memperkuat upaya pemberantasan korupsi. No one is above the law,” ujar Ahmad.
Head of OECD Jakarta Office Massimo Geloso Grosso mengapresiasi komitmen Indonesia dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Ia optimistis Indonesia dapat meningkatkan penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta tata kelola pemerintahan.
“OECD siap mendukung melalui program capacity building, seminar, dan kerja sama teknis di berbagai bidang,” ungkapnya. Pertemuan antara Kemenko Kumham Imipas dan OECD itu juga membahas isu strategis lain, termasuk reformasi regulasi, perlindungan hak cipta, serta kerja sama internasional untuk mempercepat agenda reformasi hukum di Indonesia.
Turut hadir dalam audiensi antara lain Sekretaris Kemenko Kumham Imipas Andika Dwi Prasetya, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli, Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga Cahyani Suryandari, Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama, serta Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Anton Tri Oktabiono. (tb)
Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi
NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...
Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...
Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...
Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...
Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...
Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...
Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...
Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...
ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...
Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...
Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...
Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

