Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Soal Dana Pemda Mengendap, Purbaya: Datanya Benar, Sudah Dicek Berkali-kali

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 31 Oktober 2025 18:55 WIB
Soal Dana Pemda Mengendap, Purbaya: Datanya Benar, Sudah Dicek Berkali-kali
NEWSREAL.ID - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis tudingan bahwa data Rp234 triliun dana pemerintah daerah (pemda) yang mengendap di bank tidak akurat. Ia menegaskan Kementerian Keuangan bekerja berdasarkan data resmi yang telah diverifikasi berulang kali.

Dalam Upacara Hari Oeang ke-79 di halaman Gedung A.A. Maramis, Jakarta Pusat, Kamis (30/10), Purbaya menekankan pentingnya keakuratan data dalam setiap kebijakan fiskal. Ia mengaku heran masih banyak kepala daerah yang memprotes ketika pemerintah pusat mengungkapkan angka dana mengendap tersebut.

“Data adalah hal yang paling penting. Ketika saya atau Kementerian Keuangan bicara tentang dana Rp234 triliun di daerah, banyak sekali yang protes dan menyalahkan kami karena dianggap datanya tidak akurat. Tapi kami selalu berpegang pada data resmi yang sudah dicek berkali-kali,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, data tersebut merupakan tanggung jawab Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan di bawah Askolani. Dengan proses verifikasi berlapis, Purbaya memastikan kredibilitas data yang disampaikan Kementerian Keuangan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan seluruh jajarannya agar melakukan pengecekan ganda dalam setiap proses penganggaran. Hal ini, kata Purbaya, penting agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) digunakan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

“Pastikan setiap rupiah yang kita alokasikan benar-benar digunakan secara maksimal untuk kemakmuran masyarakat,” tegasnya.

Diverifikasi BI

Sebelumnya, Purbaya mengutip data Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan masih ada dana pemda sebesar Rp234 triliun yang mengendap di perbankan hingga September 2025. Data tersebut bersumber dari laporan perbankan yang telah diverifikasi BI.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa data posisi simpanan perbankan berasal dari laporan bulanan seluruh bank dan telah melalui proses pemeriksaan sebelum dipublikasikan dalam Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia di situs resmi BI.

Meski begitu, pernyataan Purbaya sempat menuai reaksi dari sejumlah kepala daerah. Salah satunya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, yang menilai data Menkeu tidak sesuai dengan kondisi kas daerahnya.

Menurut Bobby, saldo Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) milik Pemprov Sumut saat ini hanya sebesar Rp990 miliar, bukan Rp3,1 triliun seperti yang disebut Kementerian Keuangan. “Nanti coba kita lihat lagi, apakah ada salah input atau seperti apa. Tapi RKUD kita terbuka untuk umum,” ujarnya pada Selasa (21/10).

Kemenkeu dan BI kini tengah menelusuri perbedaan data tersebut untuk memastikan kesesuaian antara laporan daerah dan data agregat perbankan. Namun, Purbaya menegaskan kembali, pemerintah pusat tidak asal bicara tanpa dasar kuat. “Kami bicara dengan data dan logika, bukan asumsi,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment