Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Sebulan Berlalu, Kasus Ponpes Ambruk Belum Ada Tersangka

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 1 November 2025 15:27 WIB
Sebulan Berlalu, Kasus Ponpes Ambruk Belum Ada Tersangka
NEWSREAL.ID - Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MALANG- Sebulan pasca-runtuhnya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo yang menelan puluhan korban jiwa, proses hukum masih terus berjalan. Namun hingga kini, polisi belum menetapkan satu pun tersangka dalam tragedi memilukan tersebut.

Penyidik Polda Jawa Timur memastikan penyelidikan kasus ambruknya gedung tiga lantai pesantren di Buduran itu telah naik ke tahap penyidikan. Sejumlah saksi juga tengah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menewaskan 63 santri tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, hingga kini penyidik masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan pengumpulan barang bukti dari lokasi kejadian.

“Sudah naik sidik, saat ini pemeriksaan saksi,” kata Jules di Kota Malang, Jumat (31/10). Saat ditanya apakah pengasuh dan pemilik pondok juga termasuk yang telah diperiksa, Jules enggan membeberkan lebih jauh.

Pemeriksaan Saksi

“Keseluruhan pastinya siapa-siapa tidak bisa kami sebutkan karena masih proses pemeriksaan saksi,” ujarnya. Ia menegaskan, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap material bangunan yang runtuh untuk mencari dugaan kelalaian dalam konstruksi.

Menurut Jules, pihaknya masih berkoordinasi dengan kejaksaan guna menentukan langkah hukum selanjutnya. “Masih berjalan, masih proses penyidikan. Semoga ada titik temu. Sudah mencukupi, sudah layak, cukup unsur, dan lain-lain,” jelasnya.

“Belum ya, kita koordinasi dengan kejaksaan juga. Nanti kita lihat berikutnya,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, gedung tiga lantai Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambruk pada Senin (29/9) sore. Saat itu, ratusan santri sedang melaksanakan salat Asar berjemaah di gedung yang masih dalam tahap pembangunan.

Berdasarkan data terakhir, total 171 santri menjadi korban, terdiri dari 104 selamat dan 63 meninggal dunia. Tragedi ini menjadi salah satu peristiwa paling kelam di dunia pendidikan pesantren tahun ini. (tb)

Berita Terbaru

Divonis 14 Tahun Penjara, Ini Hukuman Buat Bos Sritex Iwan Lukminto

SEMARANG,NEWSREAL.id – Ketua Majelis Hakim Rommel Franciskus Tampubolon dalam sidang putusan kasus korupsi kredit PT Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Kecamatan Semarang Barat menjatuhkan vonis...

Napi singgah kedai kopi, Dipindahkan ke Lapas Pengamanan Maksimum Nusakambangan

JAKARTA, NEWSREAL.id – Lapas dengan pengamanan maksimum di Nusakambangan menjadi lokasi pemindahan narapidana korupsi bernama Supriadi. Nama napi Nn yang viral di internet dan media...

BPA Fair 2026, Terobosan Perdana Lelang Libatkan Menkeu dan Bank Himbara

JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung RI melakukan terobosan perdana dalam penjualan lelang yang transparan dan akuntabel. Dalam acara BPA Fair 2026 digelar...

Korupsi Fasilitas Kredit Tuntutan 16 Penjara Tahun bagi Dua Bos Sritex

JAKARTA,NEWSREAL.id – Duo bersaudara yang juga bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman 16 tahun penjara dalam kasus korupsi fasilitas...

Jaksa Agung Larang Kriminalisasi Kepala Desa, Ini Penyebabnya

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kepala Desa di Indonesia agar tidak ditersangkakan. Mereka dipilih dari orang-orang yang tadinya tidak tahu apa yang dinamakan dengan administrasi pemerintahan. Para...

Penusukan Ketua DPD Golkar Maltra Bermotif Masalah Pribadi

JAKARTA, newsreal.id – Polisi akhirnya mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36), dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan terhadap Ketua...

Nus Kei Ditusuk Atlet MMA, Golkar Meminta Kader tidak Terprovokasi

MALUKU, newsreal.id – Sebuah peristiwa mengejutkan viral di media sosial beberapa saat lalu. Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia ditusuk orang dikenal di area...

Viral Napi Ngopi di Kedai, Kepala Rutan Kendari Langsung Dinonaktifkan

KENDARI, newsreal.id – Kepala Rutan Kelas II A Kendari Rikie Umbaran harus menjalani sanksi keras dengan dinonaktifkan buntut dari narapidana kasus korupsi Supriadi kedapatan ngopi....

Kasus Korupsi, Ada Aliran Dana Rp 1,5 miliar ke Hery Susanto Melalui PT TSHI

JAKARTA,newsreal.id – Ketua Ombudsman RI Hery Susanto yang baru saja dilantik Presiden RI Prabowo Subianto terjerat kasus korupsi. Ia diduga menerima uang suap senilai Rp1,5...

Polda Metro Jaya Terima Laporan korban kekerasan Seksual kampus Terkenal di Jaksel

JAKARTA,newsreal.id – Kepolisian sudah menerima laporan dugaan korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang terjadi di lingkungan universitas terkenal di kawasan Jakarta Selatan. Dalam laporan...

Pakai Modus Baru, WN Kazakhstan Selundupkan 2,5 Kg Kokain

DENPASAR,newsreal.id – Hasil kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Bali dan Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis kokain seberat lebih dari 2,5 kilogram...

Tersangka Korupsi Menghadap Sang Illahi, Perkara Dihentikan KPK

JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempersiapkan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap tersangka korupsi meninggal dunia. Tersangka kasus dugaan korupsi yang menutup...

Leave a comment