Nasional

Tak Lagi Sesuai Zaman, UU Keselamatan Kerja Diusulkan Direvisi

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 26 November 2025 01:25 WIB
Tak Lagi Sesuai Zaman, UU Keselamatan Kerja Diusulkan Direvisi
NEWSREAL.ID - KUNJUNGAN KERJA: Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (dua dari kanan), saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi XII ke PT Batam Aero Technic (BAT), beberapa waktu lalu. (Foto: DPR RI)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dorongan untuk memperbarui aturan keselamatan kerja kembali menguat di parlemen. Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja sudah tak lagi relevan mengikuti perkembangan industri dan teknologi modern.

“Undang-undang ini dibuat pada 1970, masih era Pak Soeharto. Sudah saatnya direvisi,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa, (25/11). Usai lebih dari lima dekade berlaku, Bambang menyebut aturan tersebut sudah tidak mampu menjawab kebutuhan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di era industri terkini. Sebagai legislator yang membidangi sektor perindustrian, ia berkomitmen mendorong revisi UU tersebut di Badan Legislasi DPR.

“Saya akan mendorong evaluasi dan perubahan undang-undang yang sudah begitu lama berlaku. Pastinya banyak hal dalam penggunaannya yang harus disesuaikan,” katanya.

Kerangka Besar

Pernyataan Bambang disampaikan usai menghadiri acara Awareness Safety Leadership pada Industri Galangan Kapal, yang membahas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di sektor maritim, Selasa (25/11).

Dorongan perbaruan regulasi tersebut juga disampaikan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Mahardi Tunggul Wicaksono.

Menurutnya, meski kerangka besar SMK3 sudah ada dalam UU Keselamatan Kerja, banyak aturan turunan mulai PP hingga peraturan menteri yang perlu diperbarui.

Senada, Koordinator Bidang Akreditasi Kelembagaan dan SMK3 Kemnaker, Sudi Astono, juga menilai UU Nomor 1 Tahun 1970 sudah terlalu lama dan perlu diganti dengan regulasi K3 yang lebih komprehensif.

Ia mengungkapkan proses revisi saat ini sedang dalam pembahasan untuk memastikan penguatan penerapan K3 di seluruh sektor pekerjaan, baik di darat, laut, maupun udara.

“Walaupun undang-undang sudah mencantumkan K3 berlaku di semua tempat kerja, faktanya di darat saja masih belum sepenuhnya diterapkan. Ini PR kita semua,” tegasnya.

Revisi undang-undang diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan kerja nasional sekaligus menyesuaikan aturan dengan risiko-risiko baru yang muncul seiring perkembangan teknologi dan industri. (ct)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Leave a comment