Nasional

22 Desa Dilaporkan Hilang, Aceh Terparah

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 30 Desember 2025 14:53 WIB
22 Desa Dilaporkan Hilang, Aceh Terparah
NEWSREAL.ID - RUMAH HANCUR: Sisa rumah warga setelah hancur diterjang banjir bandang di Kampung Kutereje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (21/12). (Foto: Prokopim Setdakab Aceh Tengah)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera berdampak serius pada permukiman warga. Pemerintah mencatat 22 desa dinyatakan hilang akibat bencana tersebut, dengan Aceh menjadi wilayah paling terdampak.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, desa-desa yang hilang tersebar di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Data kami menunjukkan ada 22 desa yang hilang. Di Aceh 13 desa tersapu, di Sumatra Utara delapan desa, dan di Sumatra Barat satu desa,” kata Tito usai rapat pemulihan dan rencana strategis pascabencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).

Baca juga: Kemensos Kucurkan Bantuan Tambahan Rp9 Miliar untuk Korban Banjir Aceh

Selain desa yang hilang, dampak bencana juga menyebabkan lumpuhnya pemerintahan desa. Tito mengungkapkan total 1.580 kantor desa di tiga provinsi tersebut terdampak banjir dan longsor.

Pemerintah Desa

Rinciannya, sebanyak 1.455 kantor desa berada di Aceh, disusul Sumatra Utara 93 kantor desa, dan Sumatra Barat 32 kantor desa. “Artinya, pemerintahan desa tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Tito memastikan pemerintah pusat tidak tinggal diam dalam menangani dampak bencana tersebut. Kementerian Dalam Negeri telah menerjunkan sembilan tim untuk membantu warga mengurus dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat bencana.

Baca juga: Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

“Mulai dari Kartu Keluarga, KTP elektronik, akta kelahiran, akta kematian, dan dokumen penting lainnya,” jelasnya. Selain itu, Kemendagri juga berencana mengirimkan 1.054 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk membantu penanganan dampak bencana di lapangan.

Para praja dijadwalkan mulai bertugas pada 3 Januari 2026. “Selama sekitar satu bulan mereka akan bekerja di wilayah yang paling berat terdampak, yaitu Aceh Tamiang dan Aceh Utara,” pungkas Tito. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...