
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat capaian besar dalam pemberantasan narkotika sepanjang 2025. Mabes Polri berhasil menggagalkan peredaran narkoba dengan total barang bukti mencapai 590 ton di berbagai wilayah Indonesia.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Syahar Diantono, saat Rilis Akhir Tahun (RAT) Mabes Polri 2025 yang digelar di Gedung Rupatama, Jakarta, Selasa (30/12).
Dalam pemaparannya, Syahar mengungkapkan bahwa dari pengungkapan kasus narkoba tersebut, Polri telah menangkap 64.046 tersangka. Total nilai barang bukti yang disita diperkirakan mencapai Rp41 triliun.
“Jumlah tersangka tindak pidana narkoba sebanyak 64.046 orang. Barang bukti yang disita mencapai 590 ton, dengan nilai konversi sekitar Rp41 triliun,” ujar Syahar.
Ia menambahkan, pengungkapan tersebut diperkirakan mampu menyelamatkan masyarakat dari potensi kerugian sosial dan ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba dengan nilai sekitar Rp1,79 miliar.
Kasus Besar
Adapun rincian barang bukti narkotika yang diamankan meliputi 8,1 ton sabu, 574 ton ganja, 1.994.339 butir ekstasi, 34 kilogram kokain, 7,9 kilogram heroin, serta 799 gram hasish. Selain itu, Polri juga menyita 1,8 ton tembakau gorila, 136.062 butir happy five, 36 kilogram ketamine, 42 kilogram happy water, 19 juta butir obat keras, dan 42.564 mililiter etomidate.
Syahar juga menyoroti tiga kasus besar yang menjadi perhatian sepanjang 2025. Di antaranya pengungkapan ladang ganja seluas 76,75 hektare di Aceh, pembongkaran jaringan sabu internasional Thailand-Aceh dengan barang bukti 135 kilogram, serta peredaran narkotika dalam ajang Djakarta Warehouse Project (DWP) di Bali.
Pada kasus DWP, Polri menetapkan 17 tersangka dengan total barang bukti seberat 33,2 kilogram narkotika, yang ditaksir bernilai Rp60,5 miliar. Selain penindakan pidana narkotika, Polri juga menerapkan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap 23 laporan polisi dengan 30 tersangka.
Dari upaya tersebut, aparat menyita aset senilai Rp241,5 miliar. “Bandar-bandar besar yang telah divonis secara bertahap juga dipindahkan ke Lapas Nusa Kambangan,” pungkas Syahar. (ct)
Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...
Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...
Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid
NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...
Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...
Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...
Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...
KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...
Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...
Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...
Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...
Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...
Noel Ebenezer Singgung Partai Berinisial ‘K’ dalam Kasus Pemerasan K3
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Immanuel Ebenezer alias Noel, menuding adanya keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam...

