
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus investasi bermodus syariah kembali menguak luka lama di sektor keuangan. Ribuan masyarakat yang berharap keuntungan justru terjerat dugaan penipuan berskala besar yang berlangsung bertahun-tahun tanpa terdeteksi.
Bareskrim Polri mengungkap jumlah korban dugaan penipuan yang dilakukan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mencapai sekitar 15 ribu investor atau lender, dengan total kerugian yang ditaksir mencapai triliunan rupiah.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan praktik dugaan fraud tersebut berlangsung dalam kurun waktu 2018 hingga 2025.
“Korban pada periode 2018 sampai 2025 kurang lebih 15.000 lender atau masyarakat selaku pemilik modal. Dana tersebut diduga disalahgunakan atau disalurkan tidak sesuai dengan peruntukannya,” ujar Ade Safri kepada wartawan, Jumat (23/1).
Ade Safri menjelaskan, salah satu modus yang digunakan PT DSI adalah dengan membuat proyek fiktif menggunakan data penerima pembiayaan (borrower) yang sebelumnya sudah ada. Data tersebut kemudian dicatut seolah-olah merupakan proyek baru yang membutuhkan pendanaan.
“Borrower yang datanya sudah ada dicatut kembali, seakan-akan memiliki proyek baru. Hal ini ditawarkan kepada masyarakat sehingga para lender tertarik menanamkan modal,” jelasnya.
Tarik Dana
Ia menambahkan, dugaan penipuan mulai terungkap ketika para investor mencoba menarik dana pokok beserta imbal hasil yang dijanjikan pada Juni 2025. Namun, penarikan dana tersebut tidak dapat dilakukan.
“Baik modal pokok maupun imbal hasil yang dijanjikan sekitar 16 hingga 18 persen tidak bisa dicairkan saat jatuh tempo,” katanya.
Selain dugaan penipuan, penyidik juga menemukan indikasi tindak pidana penggelapan serta dugaan pencatatan laporan keuangan palsu yang dilakukan oleh PT DSI.
Dalam pengembangan perkara, tim penyidik Subdirektorat II Perbankan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah melakukan penggeledahan di kantor PT Dana Syariah Indonesia.
“Benar, tim penyidik melakukan upaya paksa berupa penggeledahan di Kantor Dana Syariah Indonesia terkait dugaan fraud senilai Rp2,4 triliun,” ujar Ade Safri dalam keterangan tertulis. Hingga kini, Bareskrim Polri masih terus mendalami aliran dana dan peran pihak-pihak terkait dalam kasus dugaan penipuan investasi syariah tersebut. (tb)
Napi singgah kedai kopi, Dipindahkan ke Lapas Pengamanan Maksimum Nusakambangan
JAKARTA, NEWSREAL.id – Lapas dengan pengamanan maksimum di Nusakambangan menjadi lokasi pemindahan narapidana korupsi bernama Supriadi. Nama napi Nn yang viral di internet dan media...
BPA Fair 2026, Terobosan Perdana Lelang Libatkan Menkeu dan Bank Himbara
JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung RI melakukan terobosan perdana dalam penjualan lelang yang transparan dan akuntabel. Dalam acara BPA Fair 2026 digelar...
Korupsi Fasilitas Kredit Tuntutan 16 Penjara Tahun bagi Dua Bos Sritex
JAKARTA,NEWSREAL.id – Duo bersaudara yang juga bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman 16 tahun penjara dalam kasus korupsi fasilitas...
Jaksa Agung Larang Kriminalisasi Kepala Desa, Ini Penyebabnya
JAKARTA, NEWSREAL.id – Kepala Desa di Indonesia agar tidak ditersangkakan. Mereka dipilih dari orang-orang yang tadinya tidak tahu apa yang dinamakan dengan administrasi pemerintahan. Para...
Penusukan Ketua DPD Golkar Maltra Bermotif Masalah Pribadi
JAKARTA, newsreal.id – Polisi akhirnya mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36), dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan terhadap Ketua...
Nus Kei Ditusuk Atlet MMA, Golkar Meminta Kader tidak Terprovokasi
MALUKU, newsreal.id – Sebuah peristiwa mengejutkan viral di media sosial beberapa saat lalu. Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia ditusuk orang dikenal di area...
Viral Napi Ngopi di Kedai, Kepala Rutan Kendari Langsung Dinonaktifkan
KENDARI, newsreal.id – Kepala Rutan Kelas II A Kendari Rikie Umbaran harus menjalani sanksi keras dengan dinonaktifkan buntut dari narapidana kasus korupsi Supriadi kedapatan ngopi....
Kasus Korupsi, Ada Aliran Dana Rp 1,5 miliar ke Hery Susanto Melalui PT TSHI
JAKARTA,newsreal.id – Ketua Ombudsman RI Hery Susanto yang baru saja dilantik Presiden RI Prabowo Subianto terjerat kasus korupsi. Ia diduga menerima uang suap senilai Rp1,5...
Polda Metro Jaya Terima Laporan korban kekerasan Seksual kampus Terkenal di Jaksel
JAKARTA,newsreal.id – Kepolisian sudah menerima laporan dugaan korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang terjadi di lingkungan universitas terkenal di kawasan Jakarta Selatan. Dalam laporan...
Pakai Modus Baru, WN Kazakhstan Selundupkan 2,5 Kg Kokain
DENPASAR,newsreal.id – Hasil kerja sama antara Ditresnarkoba Polda Bali dan Bea Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis kokain seberat lebih dari 2,5 kilogram...
Tersangka Korupsi Menghadap Sang Illahi, Perkara Dihentikan KPK
JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempersiapkan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap tersangka korupsi meninggal dunia. Tersangka kasus dugaan korupsi yang menutup...
Diduga Hasil Perasan, KPK Sita Uang Rp 2,7 dan Barang Merah dari Bupati Tulungagung
JAKARTA,newsreal.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan status tersangka kepada Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo atas tuduhan kasus pemersan. Ia pun mengenakan rompi oranye di...

