Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Langkah Kapolri Rekrut Novel Baswedan Cs Jadi Pegawai ASN di Institusi Polri Diapresasi Partai UKM Indonesia

Tim Redaksi, newsreal.id
Rabu, 29 September 2021 17:16 WIB
Langkah Kapolri Rekrut Novel Baswedan Cs Jadi Pegawai ASN di Institusi Polri Diapresasi Partai UKM Indonesia

JAKARTA,newsreal.id – Partai UKM Indonesia mendukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo rekrut 56 pegawai non-aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jadi ASN di institusi Polri. Dimana hal ini bisa menjadi solusi Novel Baswedan dkk yang tak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) KPK.

Partai UKM Indonesia juga memuji langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan, bahwa institusi Polri siap merekrut Novel Baswedan dkk. Apalagi katanya, polemik tak lolosnya TWK sudah menjadi polemik hukum yang berkepanjangan.

“Partai UKM Indonesia mendukung langkah Kapolri yang mengungkapkan keberadaan Novel baswedan dkk, sangat dibutuhkan institusi Polri. Terutama dibutuhkan untuk pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya di Tipikor,” ujar Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum DPP Partai UKM Indonesia di Jakarta, Rabu (29/09/2021).

Gus Din sapaan akrab dari Syafrudin Budiman mengatakan, kapasitas dan kapabilitas Novel Baswedan dkk, sangat diperlukan Polri. Terutama untuk mengurus tugas-tugas tambahan terkait dengan upaya-upaya pencegahan, penindakan dan lainnya, yang harus dilakukan dalam rangka mengawal program penanggulangan Covid-19.

Termasuk mengawal dan mengawasi pemulihan ekonomi nasional serta kebijakan-kebijakan strategis yang lain. Dimana bisa sangat banyak terjadi korupsi, gratifikasi dan lainnya.

“Kejahatan korupsi masih meningkat dan KPK tidak bisa kerja sendirian. Kalau secara administratif dan hukum tidak memenuhi syarat ASN di KPK, bisa saja tenaga dan kemampuannya dialihkan ke Polri. Novel Baswedan Dkk kan juga pengalaman memberantas korupsi, cocok itu,” tandas Gus Din yang juga pernah menjadi aktivis Kelompok Anti Korupsi (Kompak) ini.

partai-ukm

Sebelumnya, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Selasa (28/09/2021) di Jakarta mengatakan, dirinya sudah bersurat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merekrut 56 pegawai KPK tersebut. Nantinya Novel dkk akan dijadikan ASN di Polri. Sigit sapaan akrabnya juga mengatakan sudah mengantongi izin Jokowi.

“Tanggal 27/09/2021 kami mendapatkan surat jawaban dari Bapak Presiden melalui Mensesneg secara tertulis, prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri, tentunya kami diminta untuk menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan MenPAN-RB dan BKN,” ungkapnya.

Saat ini, Polri sedang mendiskusikan proses rekrutmen 56 pegawai KPK itu. Sigit juga mengaku yakin akan integritas Novel Baswedan dkk dilihat dari rekam jejak mereka di KPK.

“Kenapa demikian? Karena kita melihat terkait dengan rekam jejak, dan tentunya pengalaman di dalam penanganan tipikor yang tentunya itu sangat bermanfaat untuk memperkuat jajaran organisasi yang saat ini sedang kita kembangkan, untuk memperkuat organisasi Polri,” pungkas Sigit. (red)

Berita Terbaru

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...

KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...

Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...

Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...

Noel Ebenezer Singgung Partai Berinisial ‘K’ dalam Kasus Pemerasan K3

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Immanuel Ebenezer alias Noel, menuding adanya keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam...

Leave a comment