Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Geledah Rumah Dinas Bupati Pati, KPK Amankan Dua Koper Dokumen

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 22 Januari 2026 18:26 WIB
Geledah Rumah Dinas Bupati Pati, KPK Amankan Dua Koper Dokumen
NEWSREAL.ID - BARANG BUKTI: Tim penyidik KPK membawa dua koper yang disita saat menggeledah kantor dan rumah dinas Bupati Pati Sudewo yang berada satu kompleks di Pendopo Kabupaten Pati, Jateng, Kamis (22/1/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengusutan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pati terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan keseriusannya dengan menggeledah rumah dinas dan kantor bupati di kompleks Pendopo Kabupaten Pati.

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa dua koper besar dan satu dus berisi dokumen usai menggeledah rumah dinas serta kantor Bupati Pati Sudewo, Kamis (22/1).

Penggeledahan dilakukan di rumah dinas dan kantor Bupati Pati yang berada dalam satu kompleks dengan Pendopo Kabupaten Pati, Jateng. Usai penggeledahan, tim penyidik terlihat membawa dua koper besar berwarna biru dan merah, serta satu dus bekas air mineral yang berisi dokumen.

Namun demikian, penyidik KPK enggan memberikan keterangan terkait jenis maupun isi dokumen yang disita dalam penggeledahan tersebut.

Asisten Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Nasikun, mengaku tidak mengetahui adanya penggeledahan tersebut. Ia menyebut sedang mengikuti rapat kebencanaan saat tim KPK datang ke pendopo. “Saya rapat kebencanaan,” ujarnya singkat.

Hal serupa disampaikan seorang petugas kebersihan pendopo yang mengaku tidak mengetahui pasti kehadiran tim KPK, meskipun sejak pukul 07.00 WIB sudah berada di lokasi untuk membersihkan area pendopo.

Tindak Lanjut

Penggeledahan diperkirakan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 15.15 WIB, bertepatan dengan waktu adzan Ashar. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Pati Sudewo pada Senin (19/1/2026) dini hari.

Selama proses penggeledahan, lokasi dijaga ketat aparat kepolisian yang dilengkapi senjata laras panjang. Saat memasuki area penggeledahan, penyidik KPK mengenakan rompi bertuliskan KPK. Namun, ketika meninggalkan lokasi, rompi tersebut sudah tidak dikenakan.

Dengan pengawalan kepolisian, tiga orang petugas membawa dua koper dan satu dus dokumen untuk dimasukkan ke dalam mobil Kijang Innova hitam yang terparkir di area pendopo.

Sebelumnya, setelah terjaring OTT, Sudewo sempat menjalani pemeriksaan di Mapolres Kudus dengan meminjam salah satu ruangan. Usai pemeriksaan, tim KPK bertolak menuju Semarang dengan pengawalan Unit Patwal Satlantas Polres Kudus. (tb)

Berita Terbaru

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...

KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...

Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...

Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...

Noel Ebenezer Singgung Partai Berinisial ‘K’ dalam Kasus Pemerasan K3

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Immanuel Ebenezer alias Noel, menuding adanya keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam...