Hukum Kriminal

KPK Bongkar Aliran Duit Keluarga Fadia Arafiq

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 4 Maret 2026 21:15 WIB
KPK Bongkar Aliran Duit Keluarga Fadia Arafiq
NEWSREAL.ID - DIBAWA PETUGAS: Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dibawa petugas menuju mobil tahanan usai menalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Drama pengadaan outsourcing di Pemkab Pekalongan akhirnya meledak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap keluarga Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diduga menikmati Rp19 miliar dari proyek jasa outsourcing dan pengadaan lainnya sepanjang 2023-2026.

Skemanya disebut rapi. Setahun setelah dilantik, Fadia bersama suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu, dan anaknya Muhammad Sabiq Ashraff mendirikan perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan itu kemudian kebagian proyek pengadaan jasa outsourcing di berbagai Perangkat Daerah Pemkab Pekalongan. Bahkan pada 2025 saja, RNB mendominasi proyek di 17 dinas, 3 RSUD, dan 1 kecamatan.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut ada dugaan intervensi agar perusahaan tersebut terus dimenangkan, meski ada penawaran lain yang lebih rendah. “Meskipun ada perusahaan lain yang mengajukan penawaran lebih rendah, para perangkat daerah diharuskan memenangkan ‘Perusahaan Ibu’,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (4/3/2026).

Pembagian Uang

Dari total Rp46 miliar transaksi masuk ke RNB selama 2023–2026, sekitar Rp22 miliar dipakai untuk gaji pegawai outsourcing. Sisanya? Rp19 miliar diduga dibagi-bagikan ke keluarga dan orang terdekat. Adapun rinciannya, Rp5,5 miliar untuk Fadia, Rp1,1 miliar untuk Mukhtaruddin, Rp4,6 miliar untuk Sabiq, Rp2,3 miliar untuk Direktur RNB, Rul Bayatun, Rp2,5 miliar untuk Mehnaz Na dan Rp3 miliar penarikan tunai

Yang bikin publik mengernyit, pembagian uang itu disebut diatur lewat grup WhatsApp bernama “Belanja RSUD”. Setiap pengambilan uang untuk bupati, staf disebut mendokumentasikan dan melaporkan lewat grup tersebut.

Kasus ini mencuat dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Semarang, Selasa (3/3/2026) dini hari. Total 14 orang diamankan dan diperiksa intensif. Namun sejauh ini, Fadia menjadi satu-satunya tersangka yang diumumkan. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....