Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Siapkan BUMN Tekstil Baru Pengganti Sritex

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 20 Januari 2026 08:47 WIB
Pemerintah Siapkan BUMN Tekstil Baru Pengganti Sritex
NEWSREAL.ID - DINYATAKAN PAILIT: Salah seorang pekerja PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk tengah menyelesaikan pekerjaannya. Perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Penutupan operasional PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjadi peringatan serius bagi industri tekstil nasional. Merespons kondisi tersebut, pemerintah bergerak menyiapkan pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) baru khusus sektor tekstil dan garmen guna menjaga keberlangsungan industri padat karya strategis.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, BUMN tekstil tersebut tengah dipersiapkan melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia. Langkah ini diambil setelah Sritex dinyatakan pailit dan menghentikan aktivitas produksinya.

“Ini masih dalam proses. Kami berharap dalam waktu dekat semuanya bisa diselesaikan, sehingga kegiatan ekonomi PT Sritex tetap harus berjalan dan bisa diselamatkan,” ujar Prasetyo saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/1/2026).

Menurut Prasetyo, meskipun secara hukum Sritex dinyatakan pailit, aktivitas ekonomi dan operasional perusahaan tetap perlu dijaga, mengingat besarnya dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.

Sritex diketahui terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 10 ribu karyawan. Padahal, perusahaan tersebut selama ini dikenal sebagai produsen tekstil terbesar di Asia Tenggara, dengan pasar yang mencakup kebutuhan dalam negeri hingga ekspor ke berbagai negara.

“Kurang lebih ada 10 ribu karyawan yang terlibat, dan kontribusi ekonominya cukup besar dari produk pakaian dan seragam, baik untuk pasar domestik maupun ekspor,” jelas Prasetyo.

BUMN Baru

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan rencana pembentukan BUMN baru khusus tekstil merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam rapat di Hambalang, Bogor, pada 11 Januari 2026.

Menurut Airlangga, BUMN baru tersebut tidak dimaksudkan untuk menghidupkan kembali perusahaan tekstil lama, melainkan membangun entitas baru yang lebih kuat dan kompetitif, khususnya menghadapi risiko kebijakan tarif dari Amerika Serikat.

“Akan dibentuk BUMN baru khusus tekstil. Bukan menghidupkan perusahaan lama,” tegas Airlangga. Ia menambahkan, pemerintah telah merampungkan studi awal dan akan melanjutkannya dengan penyusunan peta jalan (roadmap) penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah menyiapkan pendanaan sebesar 6 miliar dolar AS melalui BPI Danantara. Dana itu akan difokuskan pada pengadaan barang modal, penerapan teknologi baru, serta peningkatan kapasitas ekspor sektor tekstil nasional.

“Targetnya ekspor tekstil kita yang saat ini sekitar 4 miliar dolar AS bisa meningkat hingga 40 miliar dolar AS dalam 10 tahun ke depan, sekaligus memperdalam rantai nilai industri tekstil,” pungkas Airlangga. (tb)

Berita Terbaru

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...

Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...

Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Pertamina Tanggung Selisih Sementara

NEWSEAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetap stabil meski terjadi lonjakan harga minyak dunia. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh...

RI-Korsel Teken Sepuluh MoU Strategis, Kerja Sama Ekonomi hingga Energi Bersih

NEWSREAL.ID, SEOUL- Hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan kembali diperkuat melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis lintas sektor. Sebanyak 10 nota kesepahaman (Memorandum of...

Korsel-RI Perkuat Kemitraan Strategis

NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama strategis dengan Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks. Hal ini disampaikan...

Zulhas Ngebut PSEL: 30 Proyek Disiapkan, Sampah Mau Disulap Jadi Listrik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai tancap gas mempercepat pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di berbagai daerah. Total ada 30 proyek yang disiapkan untuk...

BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun MBG Langsung untuk Perbaikan Gizi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa sebagian besar anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialokasikan langsung untuk peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dari total anggaran...

Prabowo Kantongi Kerja Sama Rp370 Triliun dengan Jepang

NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senillai 22 miliar dollar AS atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya ke Tokyo,...

Kemendag Genjot Kerja Sama Dagang Global Lewat Forum WTO di Kamerun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat hubungan perdagangan dan investasi internasional melalui serangkaian pertemuan bilateral dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 World Trade Organization yang...