Nasional

Ramainya Penolakan Pilkada Lewat DPRD, Istana Akhistnya Buka Suara

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 9 Januari 2026 18:23 WIB
Ramainya Penolakan Pilkada Lewat DPRD, Istana Akhistnya Buka Suara
NEWSREAL.ID - SIMULASI PENCOBLOSAN: KPU Kota Tegal menggelar simulasi pencoblosan jelang pelaksanaan Pilpres, Pileg dan Pilkada 2024. (Dok: KPU Tegal)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menguatnya kritik publik terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD mendapat tanggapan dari Istana. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah menghormati seluruh pandangan masyarakat, termasuk gelombang penolakan yang belakangan mencuat.

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo merespons hasil survei LSI Denny JA yang menunjukkan mayoritas publik menolak pilkada tak langsung. Sebanyak 66,1 persen responden menyatakan kurang setuju hingga menolak keras pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

“Ya kita kan menghormati semua pendapat. Pasti semua pandangan ada yang pro, ada yang kontra, ada yang mendukung, ada yang belum. Tidak ada masalah juga,” kata Prasetyo, yang juga elite Partai Gerindra, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Wacana pilkada lewat DPRD kembali mengemuka dalam beberapa waktu terakhir dan mendapat dukungan mayoritas partai politik di parlemen. Enam dari delapan fraksi DPR secara terbuka menyatakan setuju, yakni Fraksi Gerindra, Golkar, PKB, Nasdem, PAN, dan Demokrat.

Sementara itu, Fraksi PKS mengusulkan skema campuran, di mana pilkada lewat DPRD hanya berlaku untuk tingkat kabupaten, sedangkan pemilihan gubernur dan wali kota tetap dilakukan secara langsung. Adapun Fraksi PDIP menjadi satu-satunya fraksi yang tegas menolak wacana tersebut.

Rencana pilkada melalui DPRD akan dibahas dalam revisi Undang-Undang Pemilu berbentuk omnibus law yang masuk daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Pembahasan RUU itu dijadwalkan berlangsung setelah Idulfitri, sekitar April hingga Mei mendatang.

Resistensi Kuat

Di tengah dukungan politik di parlemen, hasil survei LSI Denny JA justru menunjukkan resistensi kuat dari publik. Peneliti Senior LSI Denny JA menyebut, hanya 28,6 persen responden yang menyatakan cukup setuju atau sangat setuju dengan pilkada tak langsung, sementara 5,3 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

“Angka ini menunjukkan lebih dari 65 persen masyarakat menolak usulan pilkada melalui DPRD,” kata peneliti LSI Denny JA dalam paparannya, Rabu (7/1/2026). Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode multi-stage random sampling melalui wawancara tatap muka. Pengambilan data dilakukan pada 10-19 Oktober 2025.

Penolakan juga datang dari kalangan masyarakat sipil dan akademisi. Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) menilai wacana mengembalikan pilkada lewat DPRD merupakan langkah mundur bagi demokrasi. “Ini semakin menancapkan gigi mundur demokrasi dengan membawa serius wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD,” demikian pernyataan PSHK dalam siaran pers yang diterima, Rabu (7/1).

PSHK menilai, jika pilkada dikembalikan ke DPRD, maka hak rakyat untuk memilih kepala daerah secara langsung akan hilang. Pandangan serupa disampaikan Dosen Hukum Tata Negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah alias Castro.

Menurut Castro, pilkada melalui DPRD mencerminkan demokrasi elite dan menjauh dari prinsip demokrasi partisipatif. “Pemilihan kepala daerah hanya akan ditentukan oleh segelintir orang, dengan proses tertutup, tidak transparan, rentan politik transaksional, dan sarat politik kekerabatan,” ujarnya. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...