Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Politik

Pro-Kontra Pilkada via DPRD Menguat, Partai Terbelah

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 29 Desember 2025 16:22 WIB
Pro-Kontra Pilkada via DPRD Menguat, Partai Terbelah
NEWSREAL.ID - HAK PILIH: Warga menggunakan hak pilihnya pada pemilihan suara ulang Pilkada Kabupaten Serang di salah satu TPS, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali dipilih melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kian menguat setelah Presiden RI Prabowo Subianto mempertimbangkan usulan yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Usul tersebut langsung memantik perbedaan sikap di antara partai-partai politik di parlemen. Golkar menjadi partai paling tegas mendukung perubahan sistem pilkada dari pemilihan langsung ke mekanisme DPRD.

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin, menyatakan partainya siap membahas usulan tersebut dalam revisi UU Pemilu yang direncanakan mulai 2026 melalui skema omnibus law.

Senada, anggota Komisi II DPR dari Golkar Ahmad Irawan menilai Pilkada via DPRD tetap mencerminkan kedaulatan rakyat dan konstitusional. Golkar bahkan mendorong skema ini diterapkan di semua tingkatan, mulai dari bupati, wali kota, hingga gubernur.

Baca juga: Demokrat Tolak Pilkada Lewat DPRD

Berbanding terbalik, PDIP menyatakan penolakan tegas. Juru Bicara PDIP Guntur Romli menegaskan, pilkada langsung telah sejalan dengan Pasal 18 UUD 1945 serta diperkuat putusan Mahkamah Konstitusi. Menurut PDIP, masalah utama pilkada bukan pada sistem pemilihan, melainkan lemahnya penegakan hukum terhadap praktik politik uang.

Sikap serupa disampaikan Partai Demokrat. Ketua Dewan Pakar Demokrat Andi Mallarangeng menilai Pilkada via DPRD sama saja dengan mencabut hak rakyat untuk memilih pemimpinnya. Demokrat mengakui mahalnya biaya politik, namun menilai solusi seharusnya diarahkan pada perbaikan sistem, bukan menghapus pemilihan langsung.

Posisi Evaluatif

Di sisi lain, PKB mengambil posisi evaluatif. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menilai pilkada langsung selama ini tidak produktif dan perlu dikaji ulang. Meski belum menyatakan sikap final, PKB membuka ruang perubahan sistem demi efektivitas demokrasi lokal.

PAN secara terbuka mendukung usulan Golkar, dengan catatan harus disepakati seluruh fraksi DPR dan tidak memicu gejolak di masyarakat. PAN menilai konstitusi tidak secara eksplisit mewajibkan Pilkada langsung, melainkan menekankan prinsip demokratis.

Sementara itu, PKS mengambil sikap moderat. PKS mempertimbangkan Pilkada via DPRD hanya untuk tingkat kabupaten, sedangkan pemilihan wali kota dan gubernur tetap dilakukan secara langsung. Menurut PKS, pendekatan ini dapat menyeimbangkan antara popularitas dan kapasitas calon kepala daerah.

Baca juga: Rapimnas Golkar Rekomendasikan Pilkada Tak Langsung

Adapun Partai Gerindra, partai Presiden Prabowo, secara resmi mendukung perubahan sistem pilkada melalui DPRD. Sekretaris Jenderal Gerindra Sugiono menilai mekanisme tersebut lebih efisien dari sisi anggaran, waktu, dan ongkos politik, tanpa menghilangkan esensi demokrasi karena DPRD merupakan representasi rakyat.

Meski demikian, Gerindra menegaskan pembahasan perubahan sistem pilkada harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan publik agar tidak menimbulkan kesan elitis.

Dengan peta sikap yang masih terbelah, wacana Pilkada via DPRD dipastikan akan menjadi salah satu isu politik paling krusial dalam pembahasan revisi undang-undang politik pada 2026 mendatang. (tb)

Berita Terbaru

Prabowo-Megawati Bertemu Dua Jam di Istana, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3). Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu...

PKS Jateng Buka Sembilan Posko Mudik

NEWSREAL.ID, SEMARANG- PKS Jawa Tengah menyiapkan sembilan posko mudik Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko ini disiapkan buat bantu pemudik yang melintas...

Megawati Pilih DPP PDIP untuk Open House Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan menggelar open house Lebaran Idulfitri tahun ini di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta. Baca Juga Megawati...

Kasus Bupati Cilacap, Cak Imin Ingatkan Kepala Daerah PKB: Jangan Dekati Korupsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus korupsi yang menjerat Bupati Cilacap menjadi peringatan keras di internal Partai Kebangkitan Bangsa. Ketua Umum PKB Cak Imin meminta seluruh kepala daerah...

RUU Hak Cipta Disiapkan DPR, Karya Jurnalistik Bakal Punya Royalti

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Karya jurnalistik tak lagi bisa sembarangan disadur atau disebarluaskan tanpa izin. DPR tengah menyiapkan revisi Undang-Undang Hak Cipta yang bakal memberi perlindungan sekaligus...

Haji 2026 Ditunda karena Perang? DPR: Belum Ada Pengumuman dari Arab Saudi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar soal kemungkinan ibadah haji 2026 ditunda gara-gara situasi panas di Timur Tengah sempat bikin banyak calon jemaah deg-degan. Tapi sampai sekarang, pemerintah...

DPR Gas Pembahasan 5 RUU, Mulai dari PPRT sampai Perampasan Aset

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang libur panjang Idulfitri 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia tancap gas menyelesaikan sejumlah rancangan undang-undang. Total ada lima RUU yang kini dikebut...

Soal Siaga 1, DPR Berencana Panggil Panglima TNI

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Status Siaga 1 yang diumumkan TNI gara-gara memanasnya konflik Amerika Serikat-Israel dengan Iran bikin DPR angkat alis. Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan...

Golkar Tegur Fadia Arafiq: Pejabat Publik Wajib Paham Aturan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar merespons pengakuan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang menyatakan tidak memahami aturan pemerintahan setelah terjerat operasi tangkap tangan...

Megawati Sampaikan Surat Duka untuk Khamenei, Kecam Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan surat duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika...

Golkar: PDIP Tak Pernah Tolak Anggaran MBG di Banggar dan Paripurna DPR

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar, Yahya Zaini, menegaskan bahwa seluruh fraksi di DPR, termasuk Fraksi PDI Perjuangan, menyetujui anggaran...

PDIP Keluarkan Instruksi Tegas, Kader Dilarang Jadikan MBG Ajang Cari Untung

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi melarang seluruh kadernya memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan pribadi, termasuk mencari keuntungan finansial...