Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Politik

Demokrat Tolak Pilkada Lewat DPRD

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 25 Desember 2025 20:55 WIB
Demokrat Tolak Pilkada Lewat DPRD
NEWSREAL.ID - KUNJUNGAN DPP PKS: Presiden PKS Al Muzammil Yusuf dan jajaran DPP foto bersama Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berkunjung ke Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Selasa (25/11). (Foto: DPP PKS)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat kembali menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD yang belakangan kembali mencuat dan didorong sejumlah fraksi di DPR.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Renanda Bachtar, menilai pilkada tidak langsung justru tidak menjamin hilangnya praktik politik uang. Menurutnya, skema tersebut hanya akan memindahkan potensi politik uang ke ruang yang berbeda.

“Siapa yang bisa menjamin pilkada lewat DPRD bisa menghapus politik uang? Potensinya sangat terbuka, hanya pindah tempat,” kata Renanda saat dihubungi, Selasa (23/12).

Renanda menegaskan sikap Partai Demokrat terkait pilkada langsung sudah sangat jelas dan konsisten. Ia mengingatkan bahwa Demokrat pernah menolak pilkada tak langsung pada 2014, saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus Presiden RI.

Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Bahaya Pilkada Tak Langsung

Saat itu, SBY menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membatalkan aturan pilkada melalui DPRD yang sebelumnya disahkan DPR lewat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. “Posisi Demokrat clear soal ini. Kami pernah menolaknya di tahun 2014,” tegas Renanda.

Ia menambahkan, Partai Demokrat tidak ingin demokrasi Indonesia justru berjalan mundur. Hak politik rakyat untuk memilih langsung pemimpinnya dinilai sebagai esensi demokrasi yang tidak seharusnya dihapus hanya demi kepentingan politik jangka pendek.

Stabilitas Nasional

Di tengah dinamika politik yang mulai menghangat, Renanda juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas nasional. Ia menilai wacana yang tidak populis berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat jika tidak dikelola dengan bijak. “Kondusivitas politik saat ini sudah mendekati ambang hangat. Mari kita jaga agar tetap kondusif,” ujarnya.

Wacana pengembalian pilkada melalui DPRD kembali mencuat usai Partai Golkar menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada akhir pekan lalu. Salah satu rekomendasi Rapimnas Golkar adalah mendorong pilkada tak langsung serta pembentukan koalisi permanen.

Baca juga: Rapimnas Golkar Rekomendasikan Pilkada Tak Langsung

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyebut usulan tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan kedaulatan rakyat dengan tetap menekankan keterlibatan dan partisipasi publik.

“Partai Golkar mengusulkan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” kata Bahlil.

Selain Golkar, wacana pilkada lewat DPRD juga didukung oleh Partai Gerindra, PAN, dan PKB. Sementara itu, PDIP menyatakan penolakan tegas, PKS mengusulkan variasi skema, dan Partai NasDem belum menyampaikan sikap resmi. (tb)

Berita Terbaru

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...

Prabowo-Megawati Bertemu Dua Jam di Istana, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3). Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu...

PKS Jateng Buka Sembilan Posko Mudik

NEWSREAL.ID, SEMARANG- PKS Jawa Tengah menyiapkan sembilan posko mudik Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko ini disiapkan buat bantu pemudik yang melintas...

Megawati Pilih DPP PDIP untuk Open House Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan menggelar open house Lebaran Idulfitri tahun ini di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta. Baca Juga PDIP...

Kasus Bupati Cilacap, Cak Imin Ingatkan Kepala Daerah PKB: Jangan Dekati Korupsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus korupsi yang menjerat Bupati Cilacap menjadi peringatan keras di internal Partai Kebangkitan Bangsa. Ketua Umum PKB Cak Imin meminta seluruh kepala daerah...

RUU Hak Cipta Disiapkan DPR, Karya Jurnalistik Bakal Punya Royalti

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Karya jurnalistik tak lagi bisa sembarangan disadur atau disebarluaskan tanpa izin. DPR tengah menyiapkan revisi Undang-Undang Hak Cipta yang bakal memberi perlindungan sekaligus...

Haji 2026 Ditunda karena Perang? DPR: Belum Ada Pengumuman dari Arab Saudi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar soal kemungkinan ibadah haji 2026 ditunda gara-gara situasi panas di Timur Tengah sempat bikin banyak calon jemaah deg-degan. Tapi sampai sekarang, pemerintah...