
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat kembali menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD yang belakangan kembali mencuat dan didorong sejumlah fraksi di DPR.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Renanda Bachtar, menilai pilkada tidak langsung justru tidak menjamin hilangnya praktik politik uang. Menurutnya, skema tersebut hanya akan memindahkan potensi politik uang ke ruang yang berbeda.
“Siapa yang bisa menjamin pilkada lewat DPRD bisa menghapus politik uang? Potensinya sangat terbuka, hanya pindah tempat,” kata Renanda saat dihubungi, Selasa (23/12).
Renanda menegaskan sikap Partai Demokrat terkait pilkada langsung sudah sangat jelas dan konsisten. Ia mengingatkan bahwa Demokrat pernah menolak pilkada tak langsung pada 2014, saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus Presiden RI.
Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Bahaya Pilkada Tak Langsung
Saat itu, SBY menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membatalkan aturan pilkada melalui DPRD yang sebelumnya disahkan DPR lewat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. “Posisi Demokrat clear soal ini. Kami pernah menolaknya di tahun 2014,” tegas Renanda.
Ia menambahkan, Partai Demokrat tidak ingin demokrasi Indonesia justru berjalan mundur. Hak politik rakyat untuk memilih langsung pemimpinnya dinilai sebagai esensi demokrasi yang tidak seharusnya dihapus hanya demi kepentingan politik jangka pendek.
Stabilitas Nasional
Di tengah dinamika politik yang mulai menghangat, Renanda juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas nasional. Ia menilai wacana yang tidak populis berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat jika tidak dikelola dengan bijak. “Kondusivitas politik saat ini sudah mendekati ambang hangat. Mari kita jaga agar tetap kondusif,” ujarnya.
Wacana pengembalian pilkada melalui DPRD kembali mencuat usai Partai Golkar menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada akhir pekan lalu. Salah satu rekomendasi Rapimnas Golkar adalah mendorong pilkada tak langsung serta pembentukan koalisi permanen.
Baca juga: Rapimnas Golkar Rekomendasikan Pilkada Tak Langsung
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyebut usulan tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan kedaulatan rakyat dengan tetap menekankan keterlibatan dan partisipasi publik.
“Partai Golkar mengusulkan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” kata Bahlil.
Selain Golkar, wacana pilkada lewat DPRD juga didukung oleh Partai Gerindra, PAN, dan PKB. Sementara itu, PDIP menyatakan penolakan tegas, PKS mengusulkan variasi skema, dan Partai NasDem belum menyampaikan sikap resmi. (tb)
Golkar Masih Godok Nama Pengganti Wakil Ketua Komisi III
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Fraksi Partai Golkar DPR RI masih menyeleksi calon Wakil Ketua Komisi III DPR RI untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sari Yuliati, yang kini...
PKB Temui Prabowo, Perkenalkan Jajaran Pengurus Baru Nasional
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ketua...
Ambang Batas Parlemen Digugat, PDIP Jajaki Opsi Penghapusan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menyatakan masih mengkaji usulan penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar empat persen yang selama ini berlaku...
Isu Reshuffle Mengemuka, Golkar Serahkan Nasib Kader di Kabinet ke Presiden
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Partai Golkar menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait posisi kadernya di kabinet kepada Presiden Prabowo Subianto, di tengah menguatnya isu kocok ulang kabinet atau...
Isu Reshuffle Menguat, PDIP Ingatkan Pemerintah Utamakan Kinerja dan Kepentingan Rakyat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan angkat bicara merespons isu kocok ulang kabinet (reshuffle) yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. PDIP menekankan agar reshuffle, jika benar...
PSI Pasang Target 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029
NEWSREAL.ID, DENPASAR- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik jelang Pemilihan Umum 2029. Partai yang mengusung citra anak muda ini memasang target ambisius untuk...
Rahayu Saraswati Patuhi Putusan MKD, Tetap Jalani Tugas Legislator
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polemik pengunduran diri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berakhir setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) mengambil keputusan. Legislator Gerindra itu...
DPR Pastikan Perhatikan Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU Pemilu
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR akan tetap memperhatikan partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang mulai digodok...
Soal OTT Sudewo, Gerindra Jateng Pilih Tunggu KPK
NEWSREAL.ID, JAKARTA- DPD Partai Gerindra Jawa Tengah akhirnya buka suara terkait penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai...
Usul E-Voting Pilkada Mengemuka, Pemerintah dan DPR Buka Pintu Kajian
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana penerapan e-voting dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali mencuat. Pemerintah bersama DPR menyatakan terbuka untuk mengkaji usulan yang dilontarkan PDI Perjuangan (PDIP)...
Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi III DPR RI mulai membahas pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dengan menggelar rapat dengar pendapat bersama Badan Keahlian DPR, Kamis...
PDIP Dorong Penyederhanan Sistem Multi-Partai
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) mengusulkan reformasi sistem politik nasional dengan menitikberatkan pada penyederhanaan sistem multi-partai. Usulan tersebut muncul dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I...

