
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan kelompok 3B, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebelum menyasar sekolah atau peserta didik.
Penegasan ini disampaikan menyusul masih adanya perbedaan pemahaman di lapangan. Pada tahap awal pembangunan dapur SPPG, sejumlah mitra justru langsung menjalin kerja sama dengan sekolah, padahal sasaran utama MBG sejak awal adalah kelompok rentan 3B.
“Harus saya tekankan di sini karena masih ada perbedaan pemahaman. Saat dapur SPPG baru dibangun, yang pertama dicari itu kelompok rentan, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Ini yang diutamakan,” ujar Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya dalam keterangan resmi, Minggu (16/2/2026).
Sony menjelaskan, Program MBG Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan banyak negara lain. Dari lebih 77 negara yang menjalankan program makan gratis, sebagian besar hanya fokus pada school meal atau makanan di sekolah.
“Indonesia bukan sekadar school meal, tapi school meal plus karena kita juga memikirkan kelompok 3B,” jelasnya. Menurut Sony, Indonesia bahkan menjadi salah satu negara yang menghadirkan inovasi dengan mengantarkan makanan bergizi langsung ke rumah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui dukungan kader posyandu.
Fondasi Kesehatan
Pendekatan ini berangkat dari pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan sebagai fondasi kesehatan dan kecerdasan anak. Ia menegaskan, MBG bukan sekadar program bagi-bagi makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Selain dampak kesehatan, Sony menilai MBG juga mulai mengubah pola pikir masyarakat soal makanan bergizi. Anak-anak di berbagai daerah kini mulai memahami bahwa makanan sehat harus mengandung unsur lengkap.
“Pola pikir masyarakat berubah. Anak-anak dari Aceh sampai Papua, dari desa sampai kota besar, mulai paham bahwa makan itu harus ada empat unsur: karbohidrat, protein, serat, dan vitamin,” tuturnya.
BGN berharap dengan penegasan prioritas ini, implementasi MBG di lapangan berjalan lebih tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kelompok yang paling membutuhkan. (tb)
Polemik POUK Tesalonika Teluknaga, Gugun Gumilar Dorong Dialog Damai
NEWSREAL.ID, TANGERANG- Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar meminta polemik penyegelan Kantor Yayasan Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang diselesaikan...
Din Syamsuddin Serukan Persatuan Umat Islam demi Perdamaian Dunia
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Tokoh cendekiawan Muslim Indonesia yang juga mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengajak umat Islam untuk memperkuat persatuan sebagai langkah penting dalam mewujudkan...
Insentif Rp6 Juta per Hari Dihentikan Jika SPPG Tak Penuhi Standar
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan menghentikan insentif sebesar Rp6 juta per hari bagi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi...
Antisipasi El Nino, Bapanas Perkuat Cadangan Pangan dari Dalam Negeri
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP) berbasis produksi dalam negeri sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang...
Pemerintah Ubah Skema MBG, Kini Hanya Dibagikan Saat Hari Sekolah
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memutuskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya diberikan pada hari aktif sekolah, tidak lagi disalurkan saat hari libur. Kebijakan ini diambil setelah...
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Keanggotaan BoP
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace...
Survei: 83 Persen Warga Indonesia Tolak Serangan AS-Israel ke Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hasil survei gabungan dari Lembaga Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia menolak serangan yang...
Indonesia Berpotensi Jadi Contoh Global South dalam Pembatasan Medsos Anak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pakar Teknologi Informasi Ismail Fahmi menilai Indonesia berpeluang menjadi tolok ukur bagi negara-negara Global South dalam menerapkan kebijakan pembatasan media sosial bagi anak....
Diwa Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kekhawatiran terhadap dampak dunia digital pada anak kian mengemuka. Arus informasi yang begitu deras, tanpa batas yang jelas, dinilai berpotensi mengganggu kesehatan mental...
Rusia: Serangan ke Pasukan Perdamaian Tak Boleh Dianggap Wajar
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia sekaligus menegaskan...
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Minta TNI dan PBB Bersikap Tegas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak adanya ketegasan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait gugurnya sejumlah...
Di Tengah Geopolitik Memanas, Diah Warih Anjari Apresiasi Presiden Tak Naikkan Harga BBM
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum Ormas G-Nesia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan pemerintah yang tidak...

