Nasional

BGN Minta SPPG Dahulukan Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita

Tim Redaksi, Admin
Senin, 16 Februari 2026 18:43 WIB
BGN Minta SPPG Dahulukan Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita
NEWSREAL.ID - SIAPKAN MBG: Petugas salah satu SPPG di Jakarta tengah menyiapkan MBG yang akan didistribusikan. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan kelompok 3B, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebelum menyasar sekolah atau peserta didik.

Penegasan ini disampaikan menyusul masih adanya perbedaan pemahaman di lapangan. Pada tahap awal pembangunan dapur SPPG, sejumlah mitra justru langsung menjalin kerja sama dengan sekolah, padahal sasaran utama MBG sejak awal adalah kelompok rentan 3B.

“Harus saya tekankan di sini karena masih ada perbedaan pemahaman. Saat dapur SPPG baru dibangun, yang pertama dicari itu kelompok rentan, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Ini yang diutamakan,” ujar Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya dalam keterangan resmi, Minggu (16/2/2026).

Sony menjelaskan, Program MBG Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan banyak negara lain. Dari lebih 77 negara yang menjalankan program makan gratis, sebagian besar hanya fokus pada school meal atau makanan di sekolah.

“Indonesia bukan sekadar school meal, tapi school meal plus karena kita juga memikirkan kelompok 3B,” jelasnya. Menurut Sony, Indonesia bahkan menjadi salah satu negara yang menghadirkan inovasi dengan mengantarkan makanan bergizi langsung ke rumah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui dukungan kader posyandu.

Fondasi Kesehatan

Pendekatan ini berangkat dari pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan sebagai fondasi kesehatan dan kecerdasan anak. Ia menegaskan, MBG bukan sekadar program bagi-bagi makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Selain dampak kesehatan, Sony menilai MBG juga mulai mengubah pola pikir masyarakat soal makanan bergizi. Anak-anak di berbagai daerah kini mulai memahami bahwa makanan sehat harus mengandung unsur lengkap.

“Pola pikir masyarakat berubah. Anak-anak dari Aceh sampai Papua, dari desa sampai kota besar, mulai paham bahwa makan itu harus ada empat unsur: karbohidrat, protein, serat, dan vitamin,” tuturnya.

BGN berharap dengan penegasan prioritas ini, implementasi MBG di lapangan berjalan lebih tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kelompok yang paling membutuhkan. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Harga...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...