Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita Daerah

Dugderan 2026 Jadi Ruang Harmoni dan Regenerasi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 16 Februari 2026 21:45 WIB
Dugderan 2026 Jadi Ruang Harmoni dan Regenerasi
NEWSREAL.ID - PAWAI DUGDERAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memukul bedug saat membuka pawai Dugderan 2026 di halaman Balai Kota Semarang, Senin (16/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai pelaksanaan Dugderan 2026 tampil lebih unik dan meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berbagai inovasi dihadirkan, mulai dari pelibatan anak-anak, penguatan simbol Warak Ngendog, hingga penegasan nilai harmoni lintas budaya dan agama.

Tradisi tahunan menyambut bulan suci Ramadan tersebut digelar pada Senin (16/2/2026). Rangkaian acara dimulai dari Balai Kota Semarang, dilanjutkan ke Masjid Agung Semarang, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah, dengan melibatkan ribuan peserta pawai budaya dari berbagai elemen masyarakat.

Tema Dugderan tahun ini, “Bersama Dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi”, mencerminkan semangat kebersamaan warga Kota Semarang yang beragam namun tetap rukun dalam menjaga warisan budaya. Tema tersebut sekaligus menegaskan peran Dugderan sebagai momentum penting dalam mengantarkan umat Muslim menyambut datangnya bulan Ramadan.

“Yang penting intinya dugderan ini menjadi titik tolak menghantarkan teman-teman yang Muslim untuk mulai berpuasa,” ujar Agustina. Ia juga menyoroti Warak Ngendog sebagai ikon utama Dugderan 2026. Menurutnya, filosofi warak yang “ngendog” mengandung pesan tentang kerukunan, pengendalian diri, serta harapan akan kesejahteraan bersama.

“Yang unik hari ini semua waraknya wajib ngendog. Kalau tidak, bisa congkrah, bisa bertengkar, dan tidak ada rezeki yang bisa dibagi,” jelasnya.

Pawai Anak

Keunikan lain pada Dugderan 2026 adalah untuk pertama kalinya digelar Pawai Dugder Anak yang melibatkan pelajar serta kelompok seni budaya. Agustina mengaku bangga melihat antusiasme generasi muda yang turut ambil bagian dalam tradisi tersebut.

“Saya senang melihat anak-anak kecil mulai ikut menari. Ini pertama kalinya kita melepas kontingen anak-anak,” ungkapnya.

Menurutnya, pelibatan anak-anak merupakan bentuk transfer pengetahuan dan pelestarian tradisi agar Dugderan tetap hidup dan berkembang di masa depan. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kunci keberlanjutan warisan budaya Kota Semarang.

Selain itu, Dugderan tahun ini juga dinilai semakin istimewa karena berlangsung berdekatan dengan momentum perayaan lintas keagamaan, seperti Imlek dan masa Pra-Paskah. Kondisi ini, kata Agustina, memperkuat nilai toleransi dan harmoni di tengah masyarakat.

“Dengan momen yang berdekatan ini, harmoni akan terjalin lebih erat dan Semarang menjadi semakin damai,” ujarnya.

Agustina optimistis suasana damai dan harmonis yang tercipta melalui tradisi Dugderan akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan investasi di Semarang. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim.

Dugderan 2026 diikuti ribuan peserta dari perwakilan 16 kecamatan, organisasi masyarakat, kelompok budaya, pelajar, hingga komunitas seni. Rangkaian acara meliputi kirab budaya, pertunjukan seni tradisional, serta pemukulan bedug sebagai penanda datangnya bulan suci Ramadan, sekaligus menjadi simbol persatuan, toleransi, dan kekayaan budaya Kota Semarang. (tb)

Berita Terbaru

Meriah, Perayaan Imlek 2577 di Sam Poo Kong

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Perayaan Imlek 2577 Kongzili atau Imlek Vaganza 2026 di Klenteng Agung Sam Poo Kong berlangsung semarak, Minggu (16/2/2026) malam. Ribuan warga memadati kawasan...

Banjir Rendam Pantura Semarang, Kemacetan Capai 15 Kilometer

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ruas Jalur Pantura di Kilometer 7 hingga 9 Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk, Semarang, terendam banjir pada Senin (16/2/2026). Genangan air menyebabkan arus...

Tak Ada Kenaikan PKB 2026, Pemprov Jateng Siapkan Diskon hingga Akhir Tahun

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 tidak mengalami kenaikan dibanding 2025. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah...

PSMTI Jateng Gelar Fun Run 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Tengah bersiap menggelar Fun Run 2026 sebagai upaya memadukan olahraga, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam satu...

Kanwil Kemenkum Jateng Gaspol Kawal Perda Berkualitas

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah terus memperkuat perannya dalam mengawal lahirnya regulasi daerah yang berkualitas, harmonis, dan aplikatif. Upaya tersebut...

Puluhan Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, KUDUS- Pemerintah Kabupaten Kudus bersama TNI dan Polri bergerak cepat menangani dugaan keracunan massal yang dialami 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus usai menyantap...

Longsor Cisarua Telan 17 Korban Jiwa, Identifikasi Masih Berjalan

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Bencana tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menewaskan sedikitnya 17 orang. Hingga Minggu (25/1), Badan...

Menko PMK: Negara Hadir Tangani Longsor Cisarua

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Pemerintah pusat memastikan penanganan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berjalan terkoordinasi dan menyeluruh. Seluruh sumber daya...

250 Personel SAR Dikerahkan Cari 80 Korban Longsor Cisarua

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua dengan kekuatan besar. Ratusan personel terlatih diterjunkan guna mempercepat...

KemenPPPA Fokus Lindungi Perempuan dan Anak Pasca Longsor Cisarua

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan dan pemulihan kelompok rentan pascabencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Perempuan dan anak menjadi...

Meski Dapat Hibah, Keraton Solo Akui Masih Tombok

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Di balik kemegahan tradisi dan ritual adat yang terus dijaga, Keraton Kasunanan Surakarta ternyata masih bergulat dengan persoalan pembiayaan. Bantuan pemerintah dinilai belum...

Longsor Cisarua Timbun Permukiman, 82 Warga Masih Dicari

NEWSREAL.ID, BANDUNG- Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan Bandung Barat kembali memicu bencana mematikan. Lereng Gunung Burangrang longsor, Sabtu (24/1/2026) dini hari dan menimbun permukiman...