Hukum Kriminal

Satgas Cartenz Kantongi Identitas 2 Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air

Tim Redaksi, Admin
Senin, 16 Februari 2026 18:52 WIB
Satgas Cartenz Kantongi Identitas 2 Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air
NEWSREAL.ID - Kasatgas Humas Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, PAPUA- Satgas Damai Cartenz mengidentifikasi dua dari 20 orang yang diduga terlibat dalam penembakan pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR di Lapangan Terbang Karowai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Kasatgas Humas Damai Cartenz, Yusuf Sutejo mengatakan, identitas dua pelaku sudah dikantongi, namun belum dapat dipublikasikan. “Dari 20 orang itu, kita sudah bisa identifikasi dua orang yang belum bisa kami ungkapkan di sini. Dimungkinkan mereka akan melarikan diri ke arah Yahukimo,” kata Yusuf, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, posisi Bandara Korowai Batu lebih dekat ke Yahukimo dibandingkan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, sehingga aparat memperkirakan pelaku bergerak ke wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi dan penumpang yang selamat, pelaku diduga menggunakan tiga hingga empat senjata api laras panjang. Sementara sebagian lainnya membawa senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang.

Yusuf menyebut, kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Yahukimo diperkirakan berjumlah sekitar 200 orang yang tersebar dalam beberapa kelompok kecil. Sejak Januari hingga pekan lalu, tercatat 23 kasus kekerasan yang diduga dilakukan kelompok tersebut, dengan pola aksi yang dinilai untuk menunjukkan eksistensi.

Empat Orang

Dalam dua hari terakhir, aparat mengamankan empat orang. Dua di antaranya berinisial GW dan EH dipastikan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, sementara dua lainnya masih dalam pendalaman.

“GW terlibat dalam penembakan anggota Brimob pada 30 November 2022 dan penembakan sopir truk pada 30 Januari 2026. Sementara EH terlibat pembakaran sekolah,” ujar Yusuf. Ia menambahkan, GW dan EH merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari kelompok Sisibia.

Sebelumnya, pesawat Smart Air yang mengangkut 13 penumpang ditembaki saat mendarat di Bandara Koroway Batu pada Rabu (11/2) sekitar pukul 11.00 WIT. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito menjelaskan, pesawat jenis Cessna tersebut terbang dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT menuju Koroway Batu.

Setibanya di lokasi, pesawat yang diawaki Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro ditembaki dari arah hutan di samping area bandara. Sekitar pukul 13.27 WIT, Polres Boven Digoel menerima informasi adanya dua korban jiwa yang diduga pilot dan kopilot akibat serangan tersebut.

Keduanya dipastikan meninggal dunia dalam insiden itu. Satgas Damai Cartenz saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan memperketat pengamanan di wilayah rawan. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....