Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita Daerah

Meriah, Perayaan Imlek 2577 di Sam Poo Kong

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 16 Februari 2026 21:41 WIB
Meriah, Perayaan Imlek 2577 di Sam Poo Kong
NEWSREAL.ID - PUKUL TAMBUR: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng didampingi jajaran Forkompimda Kota Semarang memukul tambur saat perayaan Imlek 2577 Kongzili atau Imlek Vaganza 2026 di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Minggu (16/2) malam. (Foto: Pemkot Semarang)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Perayaan Imlek 2577 Kongzili atau Imlek Vaganza 2026 di Klenteng Agung Sam Poo Kong berlangsung semarak, Minggu (16/2/2026) malam. Ribuan warga memadati kawasan klenteng bersejarah itu untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan keberagaman.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan Imlek bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan simbol kuat harmoni yang menjadi kekuatan utama Kota Semarang.

Dalam sambutannya, Agustina menyebut Sam Poo Kong yang telah berdiri lebih dari 600 tahun sebagai salah satu ikon penting kota, baik dari sisi sejarah, kebudayaan, maupun pariwisata. Berbagai festival yang rutin digelar di kawasan ini dinilai mampu menarik wisatawan, bahkan hingga mancanegara.

“Sam Poo Kong adalah kekayaan Kota Semarang. Banyak festival digelar di sini dan semuanya menjadi daya tarik wisata,” ujarnya.

Agustina juga mengungkapkan rencana Kota Semarang menjadi tuan rumah perayaan Imlek Nasional pada tahun depan. Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat bersiap, termasuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keterlibatan pelaku usaha, khususnya UMKM.

Pada Imlek Vaganza 2026, tercatat sebanyak 250 pedagang UMKM turut ambil bagian. Perputaran ekonomi selama acara berlangsung dinilai cukup signifikan, terlihat dari antusiasme pengunjung dan tingginya transaksi di lapak-lapak pedagang.

“Tradisi tetap hidup, ekonomi rakyat juga bergerak. Ini yang kita harapkan,” kata Agustina. Menurutnya, perayaan Imlek di Semarang tidak hanya menjadi milik warga Tionghoa, tetapi telah berkembang menjadi pesta rakyat yang mempererat persaudaraan lintas etnis dan agama.

Momentum Keagamaan

Tema “Harmoni Nusantara” dinilai relevan karena perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan tradisi Dugderan menjelang Ramadan serta awal masa Pra Paskah bagi umat Kristiani. “Dalam satu waktu ada tiga momentum keagamaan berjalan bersamaan. Ini indah dan menunjukkan Semarang sebagai kota yang damai dan harmonis,” tegasnya.

Agustina juga menyinggung Warak Ngendog sebagai simbol akulturasi budaya khas Semarang. Ikon tersebut melambangkan perpaduan budaya Tionghoa, Jawa, dan Arab yang hidup berdampingan dan menciptakan harmoni di tengah keberagaman.

Di akhir sambutannya, Agustina mengajak masyarakat menjaga kondusivitas selama rangkaian perayaan, mulai dari Imlek, Dugderan, hingga Ramadan. “Atas nama Pemerintah Kota Semarang, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577. Semoga keberkahan, kemakmuran, dan kedamaian selalu menyertai langkah kita dalam membangun Semarang yang semakin hebat,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Dugderan 2026 Jadi Ruang Harmoni dan Regenerasi

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai pelaksanaan Dugderan 2026 tampil lebih unik dan meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berbagai inovasi dihadirkan, mulai dari pelibatan...

Banjir Rendam Pantura Semarang, Kemacetan Capai 15 Kilometer

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ruas Jalur Pantura di Kilometer 7 hingga 9 Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk, Semarang, terendam banjir pada Senin (16/2/2026). Genangan air menyebabkan arus...

Tak Ada Kenaikan PKB 2026, Pemprov Jateng Siapkan Diskon hingga Akhir Tahun

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 tidak mengalami kenaikan dibanding 2025. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah...

PSMTI Jateng Gelar Fun Run 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Tengah bersiap menggelar Fun Run 2026 sebagai upaya memadukan olahraga, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam satu...

Kanwil Kemenkum Jateng Gaspol Kawal Perda Berkualitas

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah terus memperkuat perannya dalam mengawal lahirnya regulasi daerah yang berkualitas, harmonis, dan aplikatif. Upaya tersebut...

Puluhan Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, KUDUS- Pemerintah Kabupaten Kudus bersama TNI dan Polri bergerak cepat menangani dugaan keracunan massal yang dialami 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus usai menyantap...

Longsor Cisarua Telan 17 Korban Jiwa, Identifikasi Masih Berjalan

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Bencana tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menewaskan sedikitnya 17 orang. Hingga Minggu (25/1), Badan...

Menko PMK: Negara Hadir Tangani Longsor Cisarua

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Pemerintah pusat memastikan penanganan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berjalan terkoordinasi dan menyeluruh. Seluruh sumber daya...

250 Personel SAR Dikerahkan Cari 80 Korban Longsor Cisarua

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua dengan kekuatan besar. Ratusan personel terlatih diterjunkan guna mempercepat...

KemenPPPA Fokus Lindungi Perempuan dan Anak Pasca Longsor Cisarua

NEWSREAL.ID, BANDUNG BARAT- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan dan pemulihan kelompok rentan pascabencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Perempuan dan anak menjadi...

Meski Dapat Hibah, Keraton Solo Akui Masih Tombok

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Di balik kemegahan tradisi dan ritual adat yang terus dijaga, Keraton Kasunanan Surakarta ternyata masih bergulat dengan persoalan pembiayaan. Bantuan pemerintah dinilai belum...

Longsor Cisarua Timbun Permukiman, 82 Warga Masih Dicari

NEWSREAL.ID, BANDUNG- Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan Bandung Barat kembali memicu bencana mematikan. Lereng Gunung Burangrang longsor, Sabtu (24/1/2026) dini hari dan menimbun permukiman...