Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita Daerah

Tak Ada Kenaikan PKB 2026, Pemprov Jateng Siapkan Diskon hingga Akhir Tahun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 14 Februari 2026 14:28 WIB
Tak Ada Kenaikan PKB 2026, Pemprov Jateng Siapkan Diskon hingga Akhir Tahun
NEWSREAL.ID - JUMPA PERS: Sekda Jateng, Sumarno didampingi Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng, Masrofi dalam jumpa pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 tidak mengalami kenaikan dibanding 2025. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, dalam jumpa pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026).

“Kami menegaskan, posisi di tahun 2026 dibandingkan tahun 2025 untuk pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah tidak ada kenaikan,” tegasnya. Tak hanya itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga menginstruksikan pengkajian relaksasi atau diskon PKB sekitar 5 persen untuk tahun 2026.

Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan dinamika di masyarakat, terutama terkait kebijakan opsen (tambahan pajak) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) serta PP 35 Tahun 2023.

Pada 2025, Pemprov Jateng menerapkan opsen sebesar 13,94 persen pada PKB. Namun saat itu masyarakat mendapatkan diskon pada periode Januari–Maret 2025 sehingga beban tambahan tidak terlalu terasa.

Sumarno menjelaskan, pada awal 2026 muncul persepsi adanya kenaikan karena belum diberlakukan diskon seperti awal tahun sebelumnya. Karena itu, Gubernur meminta dilakukan kajian untuk kembali memberikan relaksasi. “Besarannya kurang lebih 5 persen,” jelasnya.

Kemampuan Fiskal

Relaksasi tersebut direncanakan berlaku hingga akhir 2026, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah, keberlanjutan pembangunan, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Selain diskon PKB, pada 2026 Pemprov Jateng juga tetap memberlakukan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor II (BBNKB II) untuk kendaraan bekas. Meski demikian, pemilik kendaraan tetap wajib membayar komponen lain seperti PKB, PNBP untuk STNK/TNKB/BPKB, serta SWDKLLJ.

Sumarno menambahkan, potensi penerimaan pajak kendaraan akan dioptimalkan melalui pertumbuhan kendaraan baru dan penagihan tunggakan pajak tahun-tahun sebelumnya. “Kami mendorong teman-teman di kabupaten/kota berperan aktif meningkatkan kepatuhan kendaraan bermotor,” ujarnya.

Pendapatan dari sektor PKB, lanjutnya, akan digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, serta sektor pendidikan melalui program sekolah gratis untuk SMA dan SMK Negeri.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng, Masrofi, menyebut diskon PKB dirancang dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat, kondisi APBD, dan kesinambungan pembangunan. “Hasil kajian ini akan dilaporkan kepada Gubernur untuk diterapkan pada tahun ini,” katanya. (tb)

Berita Terbaru

Stok BBM dan LPG Jateng Aman, Warga Diimbau Tak Lakukan Panic Buying

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayahnya dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta tidak melakukan panic buying serta...

Sowan ke Ulama, Agustina Galang Dukungan Sukseskan MTQ Nasional 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 tahun 2026. Salah satunya dilakukan melalui silaturahmi ke...

WFH ASN Diterapkan Tiap Jumat, Pemkot Semarang Fokus Tekan Konsumsi BBM

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat menyusul arahan pemerintah pusat yang mulai...

Sambangi Para Pendahulu, Agustina Dorong Pembangunan Semarang Berkelanjutan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan silaturahmi sekaligus halal bihalal ke sejumlah mantan Wali Kota Semarang dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan kota. Kegiatan yang...

Wali Kota Apresiasi ASN, Semarang Tetap Kondusif Selama Libur Lebaran

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Agustina Wilujeng memberikan apresiasi kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap menjalankan tugas selama masa libur Lebaran, sehingga kondisi Kota...

Haul KH Sholeh Darat Jadi Momentum, Pemkot Semarang Usulkan Gelar Pahlawan Nasional

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pemkot Semarang terus mendorong pengakuan atas jasa ulama besar KH Sholeh Darat dengan mengusulkan beliau sebagai Pahlawan Nasional. Usulan tersebut kini telah disampaikan...

Pemkot Semarang Teken Kerja Sama PSEL Bareng Pemprov dan Pemkab Kendal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya serius Pemkot Semarang dalam menangani persoalan sampah memasuki tahap yang lebih konkret. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja...

Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan, Kunjungan Naik 24,7 Persen dan Hotel Nyaris Penuh

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kawasan Kota Lama Semarang semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit selama libur Lebaran 2026. Lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan turut mendorong tingkat hunian...

Mahakarya & Sesaji Rewanda, Cara Pemkot Semarang Hidupkan Tradisi Goa Kreo

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang menghadirkan perpaduan unik antara seni modern dan tradisi sakral melalui gelaran Mahakarya Goa Kreo dan ritual Sesaji Rewanda di kawasan...

Hujan Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Semarang Perkuat Tanggul Kali Babon

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang kembali memicu banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Tembalang. Mengantisipasi dampak yang lebih luas,...

Sampah Tumpah Viral di Jl Sultan Agung, DLH Semarang Minta Maaf: Bersih Kurang dari 1 Jam

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait tumpahan sampah yang berceceran di Jalan Sultan Agung, tepatnya...

WFH di Jateng Masih Digodok, Gubernur: Jangan Disangka Libur!

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng masih mengkaji rencana penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hingga saat ini,...