Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

OTT KPK Guncang Pati, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 20 Januari 2026 19:18 WIB
OTT KPK Guncang Pati, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
NEWSREAL.ID - Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen. (Foto: Pemprov Jateng)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan normal dan kondusif, meski Bupati Pati Sudewo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Taj Yasin mengaku baru mengetahui kabar OTT tersebut melalui pemberitaan media. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memilih bersikap tenang dan menunggu penjelasan resmi dari KPK.

“Kami baru mendengar lewat media, bahwa memang ada OTT terkait Bupati Pati. Kita sama-sama menunggu bagaimana nanti dari KPK memberikan penjelasan,” ujar Taj Yasin usai menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (20/1/2026).

Menurut sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu, Pemprov Jateng menghormati sepenuhnya langkah dan proses hukum yang tengah dilakukan oleh KPK. Ia menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah sembari menunggu perkembangan resmi dari lembaga antirasuah. “Kita masih menunggu semua, kita hormati proses-proses itu,” tegasnya.

Jaga Integritas

Di tengah dinamika hukum tersebut, Gus Yasin mengingatkan seluruh kepala daerah di Jateng agar tetap menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi dalam menjalankan amanah jabatan.

“Mari kita bersama-sama menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan-tindakan korupsi,” katanya. Lebih lanjut, Gus Yasin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Pati, tidak boleh terganggu oleh persoalan hukum yang menimpa kepala daerah.

Termasuk penanganan bencana banjir yang saat ini masih melanda sejumlah wilayah di Pati. Ia menegaskan, kebutuhan dasar warga terdampak banjir seperti pasokan makanan dan obat-obatan tetap terdistribusi dengan baik dan berjalan normal.

Pemprov Jateng juga membuka akses pelayanan bagi masyarakat melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni. Melalui layanan tersebut, warga terdampak banjir, termasuk lansia, ibu hamil, dan pasien stroke akan ditangani langsung oleh petugas kesehatan yang diterjunkan ke lapangan. “Jangan sampai ada masyarakat yang tidak tertangani terkait banjir ini,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Kasus Dihentikan, Hogi Pilih Berdamai

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Polemik hukum yang sempat menyeret nama Hogi Minaya akhirnya resmi berakhir. Setelah Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penuntutan kasus tabrak jambret, Hogi memastikan tak...

KPK Masih Hitung Kerugian Negara, Eks Menag Yaqut Belum Ditahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengambil langkah penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024. KPK...

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Tata Kelola Sawit Era Siti Nurbaya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola industri dan...

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bersaksi untuk Gus Alex di KPK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, memberikan kesaksian untuk mantan Staf Khusus Menag...

Kasus Iklan BJB, KPK Periksa Asisten Pribadi RK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Hari...

Sepanjang 2025, KPK Terima 1.916 Laporan Dugaan Gratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat menerima 1.916 laporan dugaan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.631...

Noel Ebenezer Singgung Partai Berinisial ‘K’ dalam Kasus Pemerasan K3

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Immanuel Ebenezer alias Noel, menuding adanya keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam...