Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hiburan

Maharya Rilis Lagu Jasmerah untuk Bangkitkan Rasa Kebangsaan di HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-76

Tim Redaksi, newsreal.id
Jumat, 20 Agustus 2021 11:25 WIB
Maharya Rilis Lagu Jasmerah untuk Bangkitkan Rasa Kebangsaan di HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-76
NEWSREAL.ID - PERSONIL MAHAKARYA : Angga Maharya, Herman Husin, Iram U'Camp, para personal grup musik Maharya. (Dok. Istimewa)

BANDUNG,newsreal.id – Untuk membuktikan eksistensinya sebagai grup musik yang mengorasikan nilai-nilai kebangsaan melalui karya-karya lagu, grup musik Maharya merilis lagu Jasmerah tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-76, Selasa 17 Agustus 2021 pukul 11.11 WIB di Bandung.

Lagu Jasmerah ditulis oleh Angga Maharya pada tahun 2017 lalu. Vokalis Maharya tersebut terinspirasi dari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 yang menjadi titik nol berdirinya kedaulatan bangsa Indonesia, seperti dikatakan Angga Maharya saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Selasa (17/8/2021).

Angga Maharya menjelaskan, lagu Jasmerah bercerita tentang perjalanan kedaulatan bangsa Indonesia yang saat ini mulai jauh dari jati masyarakat. Bahkan jasa dan karya abadi para pahlawan pun terlupakan. Untuk itu, lagu Jasmerah sengaja dirilis di Bandung, kota yang memiliki semboyan Lautan Api, semoga makin mampu membakar jiwa-jiwa patriotisme dan nasionalisme yang beku.

“Keunikan lagu Jasmerah karena memuat orasi Bung Tomo dan Bung Karno, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, agar lagu ini jadi bara api patriotisme untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Angga Maharya.

Angga Maharya juga mengatakan, lagu Jasmerah dirilis Maharya bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-76 untuk legal standing yang jelas dan karena Maharya berdiri di dalam rumah sebuah yayasan yang baru saja didirikan, Yayasan WR Soepratman, agar esensi kemerdekaan mampu diserap untuk diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, Angga Maharya mengatakan, Maharya berdiri pada tahun 2018 di Bogor. Sebagai pemilik dan vokalis grup musik Maharya, gerakan kebangsaan Angga Maharya didukung oleh dua personal lainnya di Maharya, Herman Husin eks Jamrud (drummer), dan Iram U’Camp (gitaris).

“Maharya adalah pelopor gerakan perajut semua kalangan menjadi satu dengan musik yang mengorasikan rasa kebangsaan. Ibaratnya, benang merah adalah Maharya, benang putihnya para generasi saat ini, dirajut menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan,” kata Angga Maharya.

Seperti dijelaskan Angga Maharya, agar memiliki karakter sendiri, Maharya mengonsep karya lagunya sesuai dengan tagline yang selalu mereka gaungkan, #salamrajutbangsa. Karya yang mereka suguhkan adalah lagu-lagu yang memberi pengertian, pemahaman, kesadaran pada pentingnya persatuan dan kesatuan segenap anak bangsa.

“Kami tidak menyindir pihak manapun, mendiskriditkan seseorang hanya akan membuat jarak antara kami dengan pendengar,” kata Angga Maharya.

Lebih lanjut Angga Maharya menjelaskan, dalam melahirkan karya lagu, Maharya memperjuangkan hal yang sama dengan kisah wayang Ramayana, pada aksi penculikan Dewi Sinta yang dilakukan Dasamuka. Demikian juga Maharya, musik, orasi, dan dialog kebangsaannya adalah untuk menjaga dan melestarikan Pancasila, serta mengajak segenap bangsa Indonesia membawa Pancasila agar menjadi mercusuar dunia.

“Lagu Jasmerah yang kami rilis semoga mampu menginfluensi rasa patriotisme dan nasionalisme. Maharya ada untuk merajut segenap anak bangsa dari segala latar belakang dan situasi, bersama-bersama menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, demi Indonesia yang kita cintai,” kata Angga Maharya.

Share:

Berita Terbaru

Jirananda Terbaik Putri Pagersemar 9 Ball Fun Competition

SEMARANG- Penampilan tenang dan konsisten mengantarkan Jirananda Anissa keluar sebagai juara kelompok putri pada “Pagersemar 9 Ball Fun Competition” Seri II yang digelar di Ceqiu...

Polres Garut Selidiki Kematian Aktor Preman Pensiun, Encuy

GARUT – Kepolisian Resor (Polres) Garut tengah menyelidiki kematian aktor sinetron Preman Pensiun, Nandi Juliawan atau akrab disapa Encuy. Sang aktor ditemukan meninggal dunia di...

BNPT Ingatkan Ancaman Terorisme di Ruang Digital

NEWSREAL, SEMARANG– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih waspada terhadap penyebaran paham radikal dan terorisme yang kini marak menyasar...

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Diujung Pelaminan, Berikut Kisah Asmaranya

JAKARTA,newsreal.id – Dalam hitungan hari pasangan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono berstatus suami-istri. Perjalanan cinta dua sejoli ini menjadi perbincangan hangat publik. Saat sesi tanya...

Rakyat Indonesia “Nderek Bingah”, Pak Jokowi Tambah Momongan Cucu

JAKARTA,newsreal.id – Rakyat Indonesia sedang berbahagia ! Pasalnya, hari ini, Kamis, 25 Agustus 202, keluarga besar Presiden Republik Indonesia mendapatkan kado istimewa. Hadiah itu berupa...

Rilis Lagu Kau Pelita Hidup Ini, Hen Parcha Disebut sebagai The Next Charles Hutagalung

GENRE musik pop Indonesia era 80-an punya warna dan sejarah tersendiri bagi dunia musik di Tanah Air. Untuk menyajikannya kembali di era milenial, Hen Parcha...

Komunitas Salihara Angkat Tema Arab Asyiq dalam Event LIFEs ke-9

KOMUNITAS Salihara kembali menyelenggarakan LIFEs – Literature and Ideas Festival (Festival Sastra dan Gagasan) yang ke-9. Tahun ini LIFEs hadir dengan tema Arab Asyiq. Lewat pergelaran LIFEs 2021, Komunitas Salihara...

Boi Meningkat, Local Digital Talent asal Kota Siantar

Medan,  Boi Meningkat adalah seorang praktisi blogger enthusiast di dunia internet kini memberikan label dirinya sebagai lokal talent digital di kota pematang siantar. Kontennya sampai...

KCDF 2021 Tunjukkan Semangat Penggemar Hallyu LOUEVA

*Grup dari Malang Wakili Indonesia di Final JAKARTA,newsreal.id – Korean Cultural Center Indonesia, di bawah pimpinan Direktur Kim Yong Woon, bersama Seoul Shinmun Daily kembali...

Rilis Webseries Kakekane, Prima Founder Siap Tarik Perhatian Penggemar Sitkom

YOGYAKARTA,newsreal.id – Sebuah kata yang sama bisa saja memiliki makna yang berbeda bagi tiap daerah di Tanah Air. Seperti pada kata kakekane, bagi masyarakat Jawa merupakan sebuah ungkapan kejengkelan,...

Qori Lestari Semangati Masyarakat Jalani PPKM Lewat Rilis Lagu Jangan Menyerah

BANDUNG,newsreal.id – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat Qori Lestari tersentuh dan terinspirasi menulis lagu Jangan Menyerah. Dokter cantik asal Kota Bandung tersebut ingin menyemangati masyarakat Indonesia dalam menjalaninya. Qori Lestari saat...

CRID feat Anto Baret Rilis Lagu Honocoroko

*Maknai Kesetiaan Hidup Bernegara Saat Hadapi Pandemi Jakarta – Asal mula aksara Jawa yang dikenal dengan sebutan Honocoroko terdapat dalam legenda Ajisaka. Kisahnya yang mengharukan bisa...

Leave a comment