Hukum Kriminal

Yudo Prihandono Ditetapkan Tersangka, Pelaku Penganiayaan Presiden BEM FMIPA UNS Meringkung Ditahanan

Tim Redaksi, newsreal.id
Jumat, 29 September 2023 14:59 WIB
Yudo Prihandono Ditetapkan Tersangka, Pelaku Penganiayaan Presiden BEM FMIPA UNS Meringkung Ditahanan
NEWSREAL.ID - Kapolresta Surakarta Kombes Iwan Saktiadi (Foto/sparta_surakarta

SOLO, newsreal.id – Penyidik Polresta Surakarta resmi menetapkan Yudo Prihandono, driver Dekan FMIPA UNS sebagai tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Ketua BEM FMIPA UNS M Khoirul Umam (19).

Guna memudahkan proses penyidikan, kini Yudo diamankan di sel tahanan Polresta Surakarta.
Dalam menetapkan status tersangka ini, penyidik sangat berhati-hati dan bisa dikatakan cukup lama.

“Cukup lama waktu dari mulai pelaporan. Tapi kami Polresta Surakarta bekerja sesuai standar operasional prosedural yang sudah ditentukan. Kami tidak gegabah dalam menentukan seseorang jadi tersangka, atau saksi. Kita dalami unsur-unsur yang memenuhi syarat,” terang Kapolresta Surakarta Kombes Iwan Saktiadi saat ditemui di Hotel Alila Solo, Jumat (29/9/2023).

Baca : Dua Mahasiswa UNS Dituduh Langgar Kode Etik, Forum Peduli UNS Siap Pasang Badan

Lebih lanjut Kombes Iwan menjelaslan, proses penetapan tersangka ini sesuai SOP yang dijalani.

Polisi telah melakukan serangkaian proses penyelidikan, penyidikan hingga gelar perkara untuk menaikan status Yudo Prihandono dari saksi menjadi tersangka.

“Sudah kita tetapkan sebagai tersangka, tersangka. Kita ikuti proses selanjutnya, kuta juga sudah berkoordinasi dengan JPU,” lanjutnya

Kasus dugaan penganiayaan ini terjadi di lingkungan kampus UNS, pada Rabu (23/8) lalu. Korban langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Surakarta.

Baca : 32 Organisasi Relawan Pendukung Jokowi Ikrar Setia Tegak Lurus, Berikut Nama-namanya

Dalam perkara ini, Yudo Prihandono terancam pasal 335 dengan ancaman 1 tahun penjara. Setelah koordinasi dengan JPU, Polresta akan melimpahkan berkas perkara ini ke Kejaksaan untuk P21.

Diberitakan sebelumnya, korban sempat menolak permohonan mediasi yang dilayangkan terlapor atau terlapor. Permohonan mediasi itu dilayangkan buntut dari laporan yang dibuat Umam lantaran diduga dianiaya oleh Yudo Prihandono

Baca : Temu Wartawan, FP-UNS Update Dugaan Korupsi UNS hingga Soroti Pemukulan Aktivis Mahasiswa

Kejadian dugaan penganiayaan itu terjadi seusai korban kegiatan eksplor Ormawa (pengenalan organisasi mahasiswa) pada Rabu (23/8). Setelah itu dia dipanggil ke Rektorat untuk dimintai klarifikasi.

Diperjalanan saat kembali dari Rektorat ke Fakultas MIPA, korban mengaku dipukul oleh Yudo Prihandono. Tindakan kekerasan itu kembali dilakukan saat korban sudah tiba di FMIPA. (dtk, bun)

Baca : Pameran Hub Space, Perwujudan mimpi Indonesia di Bidang Transportasi

Berita Terbaru

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

OTT Bupati Langkat, KPK Amankan 7 Orang dan Uang Ratusan Juta

    JAKARTA, NEWSREAL.id-Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Langkat Syah Afandin menyeret seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lima pihak...

Nusakambangan Jadi Kawasan Produktif, Titiek Soeharto Apresiasi Keberhasilan Kemenimipas Bangun Kemandirian

CILACAP,Newsreal.id -Program ketahanan pangan yang dikembangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto...

Jabatan Silmy Karim Dicopot, Perintah Presiden Prabowo

JAKARTA,NEWSREAL.id – Buntut Silmy Karim menjadi tersangka KPK, jabatannya langsung dicopot. Sikap tegas ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi atas perintah dari Presiden...

Peran Wamen Imipas Silmy Karim Hingga Ditahan KPK

JAKARTA,NEWSREAL.id – Peran Wamen Imipas nonaktif Silmy Karim (SK) dalam kasus dugaan pemerasan terkait izin tinggal warga negara asing (WNA) di Kemekum Imipas pada rentang...

Leave a comment