Hukum Kriminal

Breaking News : Status Yudo Tersangka, Penyidik Serahkan Berkas ke JPU

Tim Redaksi, newsreal.id
Selasa, 26 September 2023 15:55 WIB
Breaking News : Status Yudo Tersangka, Penyidik Serahkan Berkas ke JPU
NEWSREAL.ID - FOTO ILUSTRASI

SOLO, newsreal.id – Penyidik Polresta Surakarta telah menetapkan status pelaku Yudo Prihandono peaku pemukulan penganiayaan disertai ancaman pembunuhan yang dialami Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS Surakarta, Khoirul Umam

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi Yudo Prihandono sudah ditetapkan tersangka.tas status barunya bekas sopir Dekan FMIPA UNS bermalam di hotel prodeo.

Tak sampai disitu saja, informasi A1 yang diterima redaksi juga menyebutkan, penyidik sudah melimpahkan berkas ke pengacara negara di Kejaksaan Negeri Kota Surakarta.

Baca : Sebelum Meninggal Dunia, Rianita Dwi Astuti Dipanggil sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi RAK UNS 2022


Prihal Yudo dijadikan tersangka dan meringkuk di sel tahanan sudah terembus sejak beberapa  pekan laku.

Berdasarkan hasil penelusuran redaksi di lapangan, aparat kepolisian sudah bekerja secara maksimal, terbuka, transparan, dan profesional dalam kasus ini.


Dari hasil investigasi lapangan selama beberapa pekan terakhir ini, posisi Yudo Prihandono  sudah tidak berada di rumah lagi. Hal itu diketahui, sejak tiga pekan ini yang bersangkutan tak kelihatan di rumahnya di Solo bagian selatan.

Bahkan, di tempatnya bekerja yakni di FMIPA UNS juga tidak kelihatan sopir dekanat ini. Dari informasi yang beredar usai tahapan gelar perkara di Polresta Surakarta, Yudo malah sudah ditahan aparat dari rumahnya.

“Iya, ditahan, sekarang di kantor polisi (ditahan-red), ” ucap sumber informan valid.

Baca : Hadapi Perubahan Iklim, RI Luncurkan Bursa Karbon

Bahkan, sang informan ini mengetahui posisi terakhir Yudo dan apa yang dilakukannya.

“Saya tahu posisinya, tapi tetap semua kita percayakan kepada aparat penegak hukum, ” terang sumber ini.

Segera Disidangkan

Pada bagian lain, Khoirul Umam saat dikonfirmasi tentang perkembangan kasusnya menyatakan, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari penyidik Polresta Surakarta.

“Kami juga masih menunggu perkembangan proses hukum di Polresta, ” katanya.

Baca : Dilantik Pj Bupati PPU Kaltim, Makmur Marbun Ikuti Mandat Pemerintah Pusat

Terkait posisi Yudo yang dikabarkan sudah meringkuk ditahanan dan dijadikan tersangka. Khoirul Umam juga sudah menerima informasi seperti itu. Namun demikian, dia tetap menunggu keterangan resmi dari penyidik dan tak mau berandai-andai atas statu kasusnya tersebut.

“Penyidik kan sudah bekerja secara profesional dan terus memberikan informasi terkini kepada kami. Jadi kita tunggu saja informasi yang valid dari penyidik, ” katanya.

mediasi_umam_fmipa_uns
Ketua BEM Fakultas MIPA UNS M Khoirul Umam berjaket cokelat usai menyerahkan surat penolakan mediasi di Mapolresta Solo, Kamis (7/9/2023). (Dok)

Namun demikian Umam berharap kasus ini segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk segera maju ke persidangan. Sehingga pihaknya segera fokus mengikuti kegiatan perkuliahan di kampus dan organisasi yang dipimpinnya.

Baca : Digitalisasi di NU untuk Tingkatkan Kualitas Nahdliyin

“Ya, harapan kami semoga kasus ini segera dimaju ke persidangan dan diputuskan, sehingga kami bisa melanjutkan belajar di kampus, ” harapnya.

Sebelumnya, jajaran penyidik Satreskrim Polresta Solo masih mendalami kasus dugaan penganiayaan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA UNS Solo, Khoirul Umam, oleh sopir Dekanat FMIPA UNS Solo, Yudo Prihandono, Selasa (12/9/2023).

Terlapor kasus belum ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan. Penjelasan tersebut disampaikan Kapolresta Solo, Kombes Iwan Saktiadi, saat diwawancara wartawan di Mapolresta Solo. Menurut dia kasus telah ditingkatkan ke penyidikan.

Baca : Kasus Penyalahgunaan Narkoba Capai Segini, Presiden Berikan Arahan Khusus

“Belum [belum tersangka]. Nanti pekan depan kita lihat. Kami harus memastikan, kan kalau menaikkan status menjadi tersangka ini kan haknya orang nih. Kami harus valid betul. Didukung bukti, unsurnya masuk atau tidak,” ujar dia.

Bila memang kasus dugaan penganiayaan itu didukung dengan bukti-bukti dan memenuhi unsur pidana, menurut Iwan, polisi akan menetapkan terlapor sebagai tersangka. “Nah itu nanti baru kami tetapkan. Yang jelas ini penyidikan,” urai dia. (Red/bun)

Baca : Peneliti Indo Riset Roki Arbi : Prabowo di Agustus 2023 Raih 38,3%, September 2023 Turun 34,8%

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment