Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Transaksi Gadai di Pegadaian Melonjak

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 27 Maret 2025 11:17 WIB
Transaksi Gadai di Pegadaian Melonjak
NEWSREAL.ID - AGUNKAN EMAS: Petugas di salah satu Kantor Cabang PT Pegadaian di Kota Banjarmasin menunjukkan emas yang diagunkan oleh nasabah. (Dok: Ist)
  • Selama Ramadan

JAKARTA- PT Pegadaian (Persero) mencatat transaksi gadai mencapai Rp 78 miliar per hari selama Ramadan. Jumlah tersebut naik dari rata-rata transaksi harian sebesar Rp 64 miliar per hari pada Februari 2025.

“Nah, gadai untuk kebutuhan apa sih kalau di bulan Ramadan ini? Ada macam-macam. Ada yang memang untuk persiapan biaya sekolah di akhir tahun, ada juga yang untuk persiapan mudik Lebaran. Meskipun dapatkan THR, tapi tetap untuk jaga-jaga untuk mudik ke kampung halaman untuk gadaikan barang di Pegadaian,” kata Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian Riana Rifani dalam media gathering, Rabu (26/3).

Riana mengungkapkan barang jaminan yang paling sering digadai selama Ramadan adalah emas. Kemudian diikuti BPKB kendaraan dan barang elektronik seperti handphone, tablet, atau kamera.

Ia menambahkan meningkatnya transaksi gadai juga disebabkan banyaknya masyarakat yang mulai membangun bisnis. “Saat Ramadan itu kan banyak masyarakat yang menjadi pengusaha dadakan , butuh modal tambahan. Ini menjadi salah satu trigger dari peningkatan transaksi gadai kita di bulan Ramadan,” katanya.

Bebas Bunga

Sementara itu, Pegadaian kembali menghadirkan Layanan Gadai Bebas Bunga jelang Lebaran 2025. Nasabah dapat memperoleh pinjaman mulai dari Rp 50 ribu – Rp 2,5 juta dengan fasilitas bebas bunga sampai dengan 60 hari.

Melansir situs Pegadaian, pada program Gadai Bebas Bunga ini nasabah bisa menjaminkan berbagai agunan seperti emas batangan dan perhiasan, kendaraan bermotor, hingga barang elektronik.

Barang elektronik yang dapat dijaminkan meliputi handphone, laptop, tablet, kamera, televisi atau barang elektronik lainnya. Program Gadai Bebas Bunga berlangsung mulai 19 Maret hingga 30 April 2025 untuk berbagai segmen masyarakat untuk segala tujuan penggunaan pinjaman.

“Program ini dapat digunakan seluruh masyarakat untuk berbagai penggunaan pinjaman, baik produktif hingga konsumtif. Namun besar harapan kami agar program ini dapat benar-benar memberikan manfaat positif bagi masyarakat untuk membantu perekonomiannya, khususnya para pelaku UMKM. Semoga dengan fasilitas bebas bunga ini, UMKM dapat mengembangkan usaha,” kata Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dalam keterangan tertulis. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

Mendag: Larangan Impor Pakaian Bekas Demi Kesehatan dan UMKM

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan larangan impor pakaian bekas dilakukan pemerintah untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pelaku usaha mikro, kecil, dan...

BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pjs Dirut

NEWSREAL.ID, JAKARTA– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama. Penunjukan tersebut diputuskan melalui rapat direksi (radir) yang...

Inflasi Januari 2026 Naik Tajam, BPS Ungkap Efek Diskon Listrik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Januari 2026 mencapai 3,55 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi fenomena low base effect akibat stimulus...

Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket dan Tol

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kabar baik buat pemudik. Pemerintah menyiapkan program diskon tiket transportasi hingga tarif jalan tol untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Ramadhan dan Lebaran...

Perputaran Uang Tambang Emas Ilegal Nyaris Rp1.000 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya perputaran uang dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Indonesia. Dalam periode 2023-2025,...

Purbaya Siap Evaluasi Total Pajak dan Bea Cukai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Target penerimaan negara yang meleset menjadi alarm keras bagi Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tak akan memberi toleransi jika kinerja...

Oleh-Oleh Haji Kini Bisa Dibeli dari Tanah Air

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tradisi membawa oleh-oleh sepulang haji tak lagi harus bergantung pada belanja di Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah menyiapkan terobosan digital...

Masuk 2026, Properti Masih Ngebut: Gudang, Industri, hingga Hotel Jadi Andalan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah melewati tahun 2025 yang penuh dinamika, sektor properti nasional tak kehilangan optimisme. Memasuki 2026, sejumlah subsektor diprediksi tetap tumbuh, dengan pergudangan dan...

Komisi VII DPR Puji Industri yang Pakai Bahan Lokal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Industri jamu nasional dinilai punya daya tahan kuat di tengah tantangan global. Komisi VII DPR RI memberikan apresiasi terhadap industri farmasi tradisional yang...

Freeport Siapkan Langkah Perpanjangan Izin di RI

NEWSREAL.ID JAKARTA- Operasi tambang raksasa Freeport di Papua belum mau berhenti dalam waktu dekat. Setelah proyek smelter hampir tuntas, Freeport-McMoRan Inc. mulai membuka bab baru:...

Pipa Bocor, RI Kehilangan 2 Juta Barel Minyak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Awal tahun 2026 diwarnai gangguan serius pada sektor energi nasional. Kebocoran pipa migas di wilayah Sumatra berdampak pada terhentinya aliran gas ke salah...

Menkeu Purbaya Siap Bersih-bersih Pajak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada toleransi bagi oknum internal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang melakukan pelanggaran. Dengan dukungan penuh Presiden...

Leave a comment