Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Indonesia Kirim Bantuan ke Myanmar

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 30 Maret 2025 22:54 WIB
Indonesia Kirim Bantuan ke Myanmar
NEWSREAL.ID - PAGODA RUNTUH: Pagoda Buddha Maha Myat Muni di Mandalay, Myanmar runtuh setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang negara tersebut pada Jumat, (28/3). (Dok: EPA)

JAKARTA- Pemerintah Indonesia segera mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Myanmar menyusul bencana gempa bumi yang mengguncang Myanmar dan Thailand, Jumat (28/3).

Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) di Jakarta, Minggu, (30/3), bantuan tersebut meliputi pengiriman tenaga SAR, tenaga medis darurat (Emergency Medical Team) untuk memberikan pertolongan pertama, serta bantuan logistik senilai satu juta dolar AS (sekitar Rp 16,5 miliar). Sementara itu, bantuan logistik terdiri atas obat-obatan, makanan, tempat penampungan sementara dan juga penyuling air bersih.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto melalui pesan di X pada Jumat, (28/3) menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Myanmar dan Thailand atas bencana alam tersebut.

Presiden juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan yang diperlukan untuk pemulihan kawasan yang terdampak. Selain itu, dua anggota unit Indonesia yang menjadi bagian dari ASEAN-Emergency Response and Assessment Team (ASEAN-ERAT) dan AHA Centre direncanakan tiba di Myanmar pada Minggu (30/3) malam.

Sementara itu, tim pendahuluan dengan 10 personel akan diberangkatkan pada Senin (31/3) dengan membawa sebagian bantuan obat-obatan dan logistik yang merupakan sumbangan dari masyarakat Indonesia. Disebutkan pula bahwa bantuan Pemerintah Indonesia akan diberangkatkan ke Myanmar pada pertengahan pekan ini.

Bantuan Indonesia

Indonesia sebelumnya telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada Myanmar ketika menghadapi pandemi Covid-19 dan bantuan senilai Rp 7,7 miliar akibat siklon Mocha pada 2023. Tahun lalu Pemerintah Indonesia juga memberikan bantuan vaksinasi polio sebanyak 2.716.000 dosis untuk anak-anak di Myanmar.

Hingga Minggu (30/3) malam, junta militer mengatakan jumlah korban gempa Myanmar tercatat 1.644 orang meninggal, lebih dari 3.400 orang terluka, dan setidaknya ada 139 yang dikonfirmasi masih hilang. Angka tersebut melonjak nyaris 1.000 orang kurang dari 24 jam sejak diumumkan terakhir kali.

Terputusnya saluran komunikasi menyebabkan pemerintah militer Myanmar belum bisa melaporkan jumlah korban tewas secara pasti. Diperkirakan jumlah korban akan terus meningkat signifikan.

Di Mandalay, Myanmar, puluhan orang bersiap untuk tidur di jalan, lebih memilih tidur di tempat terbuka daripada mengambil risiko di gedung-gedung yang rusak akibat gempa. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

Leave a comment