Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Lebanon Desak Tekanan Internasional

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 23 Maret 2025 15:27 WIB
Lebanon Desak Tekanan Internasional
NEWSREAL.ID - SERANGAN ISRAEL: Asap mengepul dari wilayah Taybeh di Lebanon selatan setelah serangan terbaru Israel, Sabtu (22/3) waktu setempat. (Dok: Reuters)
  • Setop Serangan Israel

BEIRUT- Menteri Luar Negeri Lebanon, Youssef Rajji berbicara dengan sejumlah pejabat negara Arab dan lainnya lewat sambungan telepon untuk mendesak tekanan internasional terhadap Israel agar menghentikan serangannya ke Lebanon.

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Luar Negeri Lebanon, Rajji mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot. Wakil Utusan AS untuk Perdamaian Timur Tegah Morgan Ortagus, dan Wakil Asisten Sekretaris untuk Keterlibatan Levant dan Suriah di Biro Urusan Timur Natasha Franceschi.

Melansir Anadolu, panggilan telepon tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menahan eskalasi di Lebanon selatan. Hal ini juga dilakukan atas koordinasi dengan Presiden Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam.

Situasi Berbahaya

Rajji mendesak para pejabat untuk memberikan tekanan pada Israel agar mengakhiri agresi dan eskalasinya, serta membendung situasi berbahaya di sepanjang perbatasan selatan.
Pembicaraan itu diklaim seusai Israel mengklaim bahwa pemukimannya di Metula terkena serangan roket yang berasal dari Lebanon. Hal ini mendorong Israel untuk melakukan balas dendam. Namun demikian, hingga saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Metula.

Ini menandai serangan roket pertama dan jenisnya sejak gencatan senjata antara Lebanon dan Israel hampir empat bulan lalu. Gencatan senjata itu berlangsung rapuh. Pihak berwenang Lebanon melaporkan, hampir 1.100 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, termasuk 85 korban tewas dan 280 orang cedera.

Berdasarkan kesepakatan, Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari Lebanon paling lambat tanggal 26 Januari. Namun, batas waktu itu diperpanjang menjadi 18 Februari. Tapi, hingga saat ini, Israel masih mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS-Israel Gempur Teheran, Iran Balas Hingga Arab Saudi dan Kuwait

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Serangan terbaru kembali dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke ibu kota Iran, Teheran, Rabu (25/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur kota,...

Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menyerukan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk membangun aliansi keamanan dan militer bersama tanpa kehadiran Amerika Serikat dan Israel. Seruan ini...

Fasilitas Gas Iran Diserang Usai Trump Klaim Dialog

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat...

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...

Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...

Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...

Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...

Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara

NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...

Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran

NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...

Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...

Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....

Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....

Leave a comment