Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

WHO Pangkas Anggaran hingga 20 Persen

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 30 Maret 2025 14:55 WIB
WHO Pangkas Anggaran hingga 20 Persen
NEWSREAL.ID - Markas Besar WHO di Jenewa, Swiss. (Dok: Ist)

JENEWA- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengusulkan pemotongan seperlima dari anggarannya menyusul keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menarik diri dari keanggotaan.

Hal itu terungkap dalam email internal pimpinan WHO yang dikutip AFP, Sabtu (29/3). Dalam email tersebut, organisasi kesehatan ini harus mengurangi jangkauan dan tenaga kerjanya lantaran pemotongan anggaran.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan, organisasinya menghadapi kesenjangan pendapatan hampir 600 juta dollar AS pada 2025 dan “tidak punya pilihan” selain mulai melakukan pemotongan.

Seperti diketahui, setelah kembali ke Gedung Putih pada Januari lalu, Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan AS dari WHO dan memutuskan untuk membekukan hampir semua bantuan luar negeri AS, termasuk bantuan besar untuk proyek-proyek kesehatan di seluruh dunia. Padahal, selama ini Negeri Paman Sam merupakan donor terbesar WHO.

“Pemotongan dramatis bantuan pembangunan resmi oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain menyebabkan gangguan besar-besaran terhadap negara-negara, LSM, dan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk WHO,” ujar Tedros dalam email tersebut.

Kendala Keuangan

Dikatakan lebih lanjut, sebelum Trump memulai proses penarikan diri dari WHO selama satu tahun, organisasi tersebut telah menghadapi kendala keuangan.  “Pengumuman Amerika Serikat, dikombinasikan dengan pengurangan bantuan pembangunan resmi baru-baru ini oleh beberapa negara untuk mendanai peningkatan pengeluaran pertahanan, membuat situasi kami jauh lebih parah,” terang Tedros.

Menurut Tedros, pihaknya telah melakukan penghematan biaya yang substansial. Namun. kondisi ekonomi dan geopolitik yang berlaku telah membuat mobilisasi sumber daya menjadi sangat sulit.

Bulan lalu, Dewan Eksekutif WHO mengurangi anggaran yang diusulkan untuk 2026-2027 dari 5,3 miliar dollar AS menjadi 4,9 miliar dollar AS. “Sejak saat itu, prospek bantuan pembangunan memburuk, tidak hanya untuk WHO, tetapi juga untuk seluruh ekosistem kesehatan internasional,” ujar Tedros.

“Oleh karena itu, kami mengusulkan kepada negara-negara anggota pengurangan anggaran lebih lanjut sebesar 4,2 miliar dollar AS,  pengurangan sebesar 21 persen dari anggaran awal yang diusulkan.”

Dalam siklus anggaran dua tahun terakhir badan tersebut, untuk tahun 2022-2023, AS menggelontorkan 1,3 miliar dollar AS, yang mewakili 16,3 persen dari anggaran WHO saat itu sebesar 7,89 miliar dollar AS.

Sebagian besar pendanaan AS berasal dari kontribusi sukarela untuk proyek-proyek tertentu yang dialokasikan, bukan biaya keanggotaan tetap. “Terlepas dari upaya terbaik kami, kami sekarang berada pada titik di mana kami tidak memiliki pilihan selain mengurangi skala pekerjaan dan tenaga kerja kita,” ujar Tedros. Pengurangan pekerja dimulai dari kantor pusat, dimulai dari pimpinan senior. Namun, langkah itu juga akan dilakukan di seluruh level dan tingkatan. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Seskab Ungkap Pembicaraan Prabowo-Macron

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian lawatan diplomatiknya ke Eropa. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara...

Militer Iran Tegaskan Soliditas Hadapi Ancaman AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, jajaran militer Iran menyuarakan sikap tegas. Para komandan senior menekankan pentingnya persatuan angkatan bersenjata sebagai benteng...

Jejak Intelektual Indonesia Menggema di Pameran Buku Kairo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Indonesia kembali menancapkan pengaruhnya dalam peta pemikiran Islam dunia. Setelah puluhan tahun absen, kehadiran Indonesia di panggung literasi internasional Cairo International Book Fair...

Iran Buka Suara soal Indonesia Gabung Board of Peace Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran merespons langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace), forum internasional gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran...

Trump Sindir Eropa di Davos: Tanpa AS, Kalian Sudah Bicara Bahasa Jerman

NEWSREAL.ID, DAVOS- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Kali ini, Eropa jadi sasaran sindirannya setelah sejumlah negara menentang ambisinya untuk menguasai Greenland....

3.117 Orang Tewas dalam Demo Berdarah di Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Setelah lama sunyi dan penuh spekulasi, Iran akhirnya buka suara. Data resmi korban tewas demo berdarah yang mengguncang negeri itu dirilis dan angkanya...

Leave a comment