Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Tiongkok Perketat Visa Warga AS di Tibet

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 14 April 2025 18:14 WIB
Tiongkok Perketat Visa Warga AS di Tibet
NEWSREAL.ID - Juru Bicara Kementerian Luar Tiongkok, Lin Jian. (Dok: Ist)

BEIJING- Tiongkok memberlakukan pembatasan visa bagi sejumlah personel warga Amerika Serikat secara ketat di wilayah Tibet. Pengetatan visa itu dilakukan karena Beijing menilai para personel AS “bersikap buruk” di Tibet seperti dikutip dari Reuters.
AS sebelumnya menuduh Partai Komunis Tiongkok menolak memberikan akses kepada para diplomat, jurnalis, dan para pemantau internasional di Tibet dan sekitarnya.
Mereka menuntut “akses tanpa batas” bagi para diplomat AS dan lainnya di wilayah tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Tiongkok Lin Jian menegaskan, kebijakan Beijing tersebut merupakan “urusan dalam negeri” Tiongkok.

Beijing kemudian menegaskan “penyalahgunaan pembatasan visa oleh AS terhadap pejabat Tiongkok“ atas Tibet merupakan “pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan norma-norma yang mengatur hubungan internasional.”

Meski demikian, turis asing diperbolehkan mengunjungi wilayah barat jauh Tiongkok di Tibet dengan syarat mereka bepergian dalam rombongan dan mendapatkan izin terlebih dahulu.

Tolak Intervensi

Sementara itu, jurnalis dan diplomat harus mendapatkan persetujuan dari otoritas lokal terlebih dahulu untuk berkunjung ke Tibet. “Tibet terbuka. Tiongkok menerima orang-orang bersahabat dari negara-negara lain untuk berkunjung, melancong, dan melakukan bisnis di Tibet,” kata Lin kepada Reuters. “Namun, Tiongkok menolak campur tangan negara atau individu lain terkait urusan Tibet yang berdalih hak asasi manusia, agama, dan budaya,” ujar Lin.

Tiongkok menguasai Tibet dan mencaplok wilayah itu pada 1950 dengan dalih “pembebasan secara damai” dari kekuatan feodalistik. Sejumlah lembaga hak asasi manusia dan para eksil terus mengecam tindakan represif yang dilakukan pemerintah Tiongkok terhadap warga Tibet. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

“Gaza Tak Butuh Pasukan Asing”, Hamas Respons Rencana RI Kirim 8.000 TNI

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana Indonesia mengirim 8.000 tentara ke Gaza buat gabung Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ternyata nggak disambut hangat semua pihak. Dari dalam Gaza, Hamas...

Putin Absen di Pertemuan Perdana “Board of Peace” Inisiatif Trump

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia memastikan Presiden Vladimir Putin tidak akan menghadiri pertemuan pertama Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump...

Palestina Desak Dunia Bertindak atas Rencana Israel Perluas Kendali di Tepi Barat

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Pemerintah Palestina menyerukan respons tegas dari komunitas internasional menyusul rencana Israel yang dinilai akan mengubah status hukum dan politik Tepi Barat yang diduduki,...

Indonesia Angkat Solusi Dua Negara di KTT D-8, Dorong Akhir Konflik Gaza

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu penyelesaian konflik Israel-Palestina bakal menjadi salah satu perhatian utama Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) tahun ini. Pemerintah memastikan...

Iran: AS Sentuh Teheran, Israel Jadi Sasaran Balasan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah kembali naik level. Iran memberi peringatan keras bahwa setiap serangan Amerika Serikat ke wilayahnya akan langsung dibalas, bukan hanya...

New START Habis Masa Berlaku, Rusia Buka Opsi Langkah Nuklir Selanjutnya

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Babak baru hubungan strategis Rusia dan Amerika Serikat resmi dimulai. Mulai 4 Februari 2026, Moskow menyatakan tak lagi terikat oleh kewajiban apa pun...

AS Matangkan Opsi Serangan ke Iran, Pentagon-Gedung Putih Susun “Rencana Besar”

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Pentagon bersama Gedung Putih dilaporkan telah menyiapkan sejumlah skenario, termasuk opsi serangan militer skala besar, jika...

Tiongkok Santai Tanggapi Trump soal Kedekatan Inggris-Beijing

NEWSREAL.ID, BEIJING– Pemerintah Tiongkok menanggapi dingin kritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap hubungan Beijing dan London. Alih-alih terpancing, Tiongkok menegaskan tetap membuka pintu kerja...

Trump Buka Peluang Dialog dengan Iran, Opsi Militer Tetap Disiapkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan berencana melanjutkan pembicaraan dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Trump...

Timur Tengah Memanas, Milisi Irak, Yaman, dan Lebanon Siap Bantu Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat menyusul kehadiran armada perang Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Sejumlah kelompok milisi sekutu Iran di Irak,...

MbS Tegaskan Wilayah Udara Arab Saudi Tak Boleh Digunakan untuk Serangan ke Iran

NEWSREAL.ID, RIYADH- Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS) menegaskan negaranya tidak akan mengizinkan wilayah udara maupun teritorial Arab Saudi digunakan...

Parlemen Eropa Tahan Laju Kesepakatan Dagang UE-AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hubungan dagang lintas Atlantik kembali diuji. Di tengah dinamika politik dan ketegangan diplomatik, Parlemen Eropa memilih bersikap hati-hati dengan menahan sementara langkah lanjutan...

Leave a comment