Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Kementerian ESDM: Tambang Nikel di Pulau Gag Raja Ampat Tak Bermasalah

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 8 Juni 2025 11:51 WIB
Kementerian ESDM: Tambang Nikel di Pulau Gag Raja Ampat Tak Bermasalah
NEWSREAL.ID - PENGHENTIAN OPERASIONAL: Alat berat pertambangan nikel terparkir sejak PT GAG Nikel menghentikan kegiatan operasionalnya untuk sementara di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Sabtu (7/6/2025). (Foto: Ist)

NEWSREAL, RAJA AMPAT – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai aktivitas tambang nikel oleh PT GAG Nikel di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya tidak menimbulkan masalah lingkungan yang signifikan.

Penilaian ini disampaikan usai kunjungan langsung Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama timnya ke lokasi tambang. “Kami lihat dari udara tadi, tidak tampak adanya sedimentasi di wilayah pesisir. Secara keseluruhan, tambang ini tidak ada masalah,” ujar Dirjen Mineral dan Batubara ESDM, Tri Winarno, dalam keterangan di Jakarta, Minggu (8/6).

Meski demikian, ESDM tetap menurunkan tim Inspektur Tambang untuk melakukan inspeksi menyeluruh di sejumlah Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) di Raja Ampat. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pengambilan keputusan oleh Menteri ESDM.

“Reklamasi di sini tergolong baik. Tapi kami tetap menunggu laporan lengkap dari tim Inspektur Tambang sebagai bahan pertimbangan untuk langkah selanjutnya,” tambah Tri.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PT Aneka Tambang (Antam), I Dewa Wirantaya, menegaskan bahwa PT GAG Nikel—anak perusahaan Antam—berkomitmen menjalankan praktik pertambangan yang baik (good mining practice), termasuk kepatuhan pada aspek teknis dan lingkungan.

Kontribusi Positif

“Kami menjalankan reklamasi, pengelolaan air tambang, dan pengamanan lingkungan sesuai ketentuan. Sebagai BUMN, kami juga berupaya memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Pulau Gag,” ungkapnya.

Diketahui, terdapat lima perusahaan tambang yang beroperasi di Raja Ampat, yakni PT GAG Nikel, PT Anugerah Surya Pratama, PT Kawei Sejahtera Mining, PT Mulia Raymond, dan PT Nurham. Di antara kelimanya, hanya PT GAG Nikel yang saat ini aktif memproduksi nikel dan berstatus Kontrak Karya (KK).

PT GAG Nikel tercatat dalam sistem MODI dengan izin seluas 13.136 hektare, berdasarkan SK 430.K/30/DJB/2017. Perusahaan ini juga termasuk dalam daftar 13 perusahaan yang diperbolehkan melanjutkan aktivitas pertambangan di kawasan hutan berdasarkan Keppres Nomor 41 Tahun 2004.

Meski mendapat penilaian positif, Menteri ESDM telah memutuskan untuk menghentikan sementara operasi PT GAG Nikel per 5 Juni 2025. Keputusan ini diambil menyusul laporan masyarakat terkait potensi dampak tambang terhadap kawasan wisata Raja Ampat. (Ant,tb)

Berita Terbaru

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Setor Rp17 Triliun ke Dewan Perdamaian Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun untuk bergabung...

Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos)...

Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Polri Imbau WFA untuk Hindari Penumpukan Kendaraan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai potensi kemacetan saat arus balik Lebaran 2026. Langkah...

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Leave a comment