Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Kesehatan

Prabowo Perintahkan Tambah Dokter Gigi di Puskesmas

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 6 Agustus 2025 15:50 WIB
Prabowo Perintahkan Tambah Dokter Gigi di Puskesmas
NEWSREAL.ID - PEMERIKSAAN GIGI: Seorang siswi sekolah menjalani pemeriksaan kesehatan gigi saat program cek kesehatan gratis kemarin. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan siswa, salah satunya kesehatan gigi dan mulut. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Kesehatan untuk memperbanyak jumlah dokter gigi di puskesmas. Instruksi ini dikeluarkan menyusul laporan hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menunjukkan tingginya masalah kesehatan gigi di masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai melaporkan perkembangan program CKG dalam pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8) malam.

“Beliau tanya apa hasil temuannya. Ternyata yang paling tinggi masalahnya adalah kesehatan gigi. Dari sekitar 10.000 puskesmas, sebanyak 4.000 tidak memiliki dokter gigi,” ungkap Menkes kepada media.

Menurut Budi, kondisi tersebut menggambarkan urgensi pemerataan tenaga kesehatan, terutama dokter gigi, untuk memperbaiki kualitas layanan kesehatan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, orang dewasa, dan lanjut usia.

RS Baru

Dalam pertemuan yang sama, Presiden Prabowo juga menyetujui peresmian tiga rumah sakit besar baru yang segera akan dioperasikan, yakni Rumah Sakit Kementerian Kesehatan di Jayapura, Papua, RS Pusat Otak Nasional (PON) Prof. Dr. Mahar Mardjono di Cawang, Jakarta Timur dan RS Khusus Jantung di Solo, hibah dari Raja Uni Emirat Arab (UEA).

RS PON sendiri dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp1,03 triliun, hasil kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Perdagangan Luar Negeri dan Pembangunan Belanda. Proyek ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (WIKA) dan PT PP.

RS PON berdiri di atas lahan seluas 116.000 meter persegi dengan tiga bangunan utama berlantai 11. Rumah sakit ini akan menjadi pusat layanan neurologi terintegrasi yang dilengkapi fasilitas canggih untuk pelayanan, pendidikan, dan riset di bidang otak.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa lebih dari 57 persen masyarakat Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, namun hanya sekitar 10 persen yang mendapatkan perawatan dari tenaga medis. Angka ini memperkuat urgensi dari instruksi Presiden untuk memperkuat layanan kesehatan gigi di tingkat primer.

Pemerintah menargetkan agar keberadaan dokter gigi di puskesmas bisa ditingkatkan secara bertahap melalui rekrutmen CPNS, penempatan dokter internship, serta insentif bagi tenaga kesehatan yang bersedia bertugas di daerah terpencil.

Dengan kebijakan ini, diharapkan akses terhadap layanan kesehatan gigi yang berkualitas dapat merata, terutama di wilayah dengan angka keluhan tertinggi. (tb)

Berita Terbaru

WHO Ungkap 7 Fakta Penting Virus Nipah di India

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membeberkan tujuh temuan utama terkait kejadian infeksi virus nipah di Bengala Barat, India, melalui publikasi Disease Outbreak News (DONs)...

Indonesia-Tiongkok Buka Kerja Sama Baru Kesehatan Digital

NEWSREAL.ID, BEIJING- Urusan kesehatan kini nggak lagi cuma soal rumah sakit dan dokter, tapi juga data, kecerdasan buatan, dan kolaborasi lintas negara. Indonesia dan Tiongkok...

BPOM Bongkar Kopi Ilegal Mengandung Obat Keras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peredaran pangan olahan ilegal kembali menjadi sorotan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk kopi yang mengandung bahan kimia obat keras dan...

BPOM Jelaskan Alasan Penarikan Produk Formula Bayi Nestle

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan terkait penarikan produk formula bayi keluaran Nestle yang belakangan menjadi perhatian publik. Penarikan dilakukan sebagai langkah...

BPOM Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Nestle

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan importasi produk susu formula bayi tertentu di Indonesia....

Waspada Superflu Saat Anak Kembali Sekolah, RSHS Catat 10 Kasus

NEWSREAL.ID, BANDUNG- Lonjakan mobilitas masyarakat usai libur panjang kembali diikuti dengan meningkatnya kasus penyakit musiman. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mencatat ada 10 pasien...

Perkuat Sistem Antikecurangan JKN, BPJS Kesehatan Gandeng Enam Negara

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- BPJS Kesehatan menggandeng enam negara, Mesir, Tiongkok, Malaysia, Filipina, Jepang, dan Yunani dalam forum Internasional 1st Indonesian Healthcare Anti-Fraud Forum (INAHAFF) 2025 guna...

Tak Disangka, Ternyata 5 Buah Ini Mengandung Kadar Air yang Tinggi

AIR sangat penting untuk tubuh kita, karena sebagian besar tubuh terdiri dari carian. Oleh sebab itu, kita dianjurkan minum setidaknya 3 sampai 4 liter per...

6 Makanan Super yang Mengandung Zat Besi Tinggi

TUBUH manusia membutuhkan berbagai jenis asupan nutrisi untuk menjaganya tetap dalam keadaan prima, salah satunya adalah zat besi. Terdapat banyak peran penting dari mineral yang...

Jaga Jantung dan Sendi, Siloam Gelar Simposium Medis Bahas Risiko Olahraga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Di tengah meningkatnya tren olahraga di masyarakat, para pakar medis menegaskan pentingnya kesadaran akan risiko kesehatan yang bisa muncul, terutama terkait jantung dan...

Deteksi Dini Penyakit Jantung, YJI Canangkan Pemeriksaan Gratis bagi Siswa SD

NEWSREAL.ID, MATARAM- Penyakit jantung kini tak lagi hanya mengintai usia lanjut. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengambil langkah proaktif dengan mencanangkan program pemeriksaan jantung gratis bagi...

BPJS Kesehatan Pastikan Warga Tak Mampu Terlindungi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat jaring pengaman sosial di sektor kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penerima...

Leave a comment