
NEWSREAL, JAKARTA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) memegang peran sentral dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Dalam arahannya saat membuka pelatihan Pendamping PKH gelombang kelima secara daring, Jumat (13/6), dirinya menyebut bahwa para pendamping PKH harus menjadi agen transformasi sosial, bukan sekadar pelaksana teknis.
“Pendamping PKH adalah perpanjangan tangan negara. Kinerja mereka tidak hanya diukur dari angka graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tapi dari seberapa besar mereka mampu mendorong kemandirian masyarakat,” ujar Saifullah dalam keterangan tertulis.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 2.816 peserta yang tersebar di enam lokasi balai pelatihan milik Kemensos: Banjarmasin, Makassar, Padang, Yogyakarta, Bandung, dan Jayapura.
Program Prioritas
Mensos menekankan bahwa dukungan terhadap dua program prioritas—Sekolah Rakyat dan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)—harus menjadi perhatian serius para pendamping.
“Tugas kalian bukan hanya mencatat data, tapi memastikan keadilan sosial dimulai dari keadilan data. Pastikan setiap anak dari keluarga miskin ekstrem yang layak, bisa masuk Sekolah Rakyat. Verifikasi langsung ke lapangan, jangan hanya di atas kertas,” tegasnya.
Ia juga meminta pendamping aktif dalam melakukan ground checking terhadap DTSEN, termasuk melaporkan ketidaksesuaian data, agar proses pemutakhiran yang kini dilakukan setiap tiga bulan bisa berjalan akurat.
Saifullah menetapkan target setiap pendamping melakukan minimal 10 graduasi KPM per tahun, serta berkomitmen menjaga integritas, disiplin, dan tidak terlibat dalam pungutan liar atau konflik kepentingan.
“Pendamping adalah wajah Kemensos di akar rumput. Citra negara tergambar dari cara kalian bekerja,” tegasnya. Dalam pelatihan ini, Saifullah juga mengingatkan pentingnya membangun narasi positif serta meluruskan hoaks yang beredar di masyarakat terkait program-program pemerintah.
“Jadilah garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar. Program pemerintah, termasuk yang diusung Kemensos, adalah bentuk nyata keberpihakan terhadap rakyat miskin,” katanya.
Menutup arahannya, Mensos menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menyebut bahwa tidak semua orang bisa berada di pusat kebijakan, namun pendamping PKH adalah ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Teruslah bekerja dengan hati. Setiap langkah kalian adalah bukti bahwa negara hadir. Ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Jangan main-main,” pungkasnya. (ct)
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...
Gugun Gumilar: Indonesia Emas 2045 Memerlukan Pemuda yang Mampu Merawat Kerukunan
MANADO,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan Peta Jalan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda...
Berantas Korupsi, Diwa : Sinergitas TNI/Polri, Kejaksaan Dijaga demi Bangsa
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, mendorong sinergitas TNI, Polri dan Kejaksaan, untuk memberantas korupsi di Indonesia. Pernyataan itu muncul setelah Diwa, sapaan...
Prabowo dan PM Modi di Prambanan, Sapa Umat Hindu hingga Tinjau Pemugaran Candi
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Keakraban Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi terlihat dalam rangkaian kunjungan bersama di kawasan Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026)....