
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin di Jawa Tengah terus dilakukan. Melalui program Sekolah Rakyat, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menargetkan bisa menampung hingga 1.075 siswa dari jenjang SMP hingga SMA pada tahun ajaran ini.
Kepala Dinas Sosial Jateng, Imam Maskur mengatakan saat ini terdapat sebelas Sekolah Rakyat yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Sekolah-sekolah tersebut dilengkapi fasilitas pendidikan dasar dan menengah, serta didukung oleh tenaga pengajar yang telah direkrut oleh pemerintah pusat.
“Sekolah Rakyat ini tersebar di berbagai daerah seperti Temanggung, Magelang, Banyumas, Pati, dan Solo. Total ada sembilan rombongan belajar (rombel) untuk SMP dan 29 rombel untuk SMA,” ujar Imam, Sabtu (5/7).
Lima lokasi utama yang menjadi sentra Sekolah Rakyat adalah Sentra Terpadu Kartini di Temanggung (125 siswa SMA), Sentra Antasena di Magelang (100 siswa SMA), Sentra Satria di Baturaden, Banyumas (50 siswa SMP), Sentra Margo Laras di Pati (100 siswa SMP), serta Sentra Terpadu Prof Dr. R Soeharso di Surakarta (200 siswa SMA).
Terkendala Infrastruktur
Selain itu, Sekolah Rakyat juga telah berdiri di sejumlah daerah lain seperti Blora, Banjarnegara, Wonosobo, Kendal, dan Wonogiri. Namun, Imam mengakui bahwa belum semua daerah siap menyelenggarakan sekolah ini secara penuh karena masih terkendala persiapan infrastruktur.
“Tidak semua jenjang tersedia di setiap lokasi. Jenjang yang dibuka menyesuaikan jumlah lulusan SD dan SMP di wilayah tersebut. Misalnya di Temanggung banyak lulusan SMP, maka jenjang yang dibuka adalah SMK,” jelasnya.
Seleksi calon siswa dilakukan secara ketat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kemudian diverifikasi langsung oleh pendamping sosial. Proses verifikasi mencakup kondisi tempat tinggal dan latar belakang ekonomi keluarga calon siswa.
“Ini bukan pendaftaran sembarangan. Semua data diverifikasi lapangan, termasuk kondisi rumah dan ekonomi keluarga. Harus benar-benar dari keluarga miskin yang membutuhkan,” tegas Imam.
Dengan program ini, Pemprov Jateng berharap anak-anak dari keluarga miskin tetap memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa harus terbebani biaya. (tb)
Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng
SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...
Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...
Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya
BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...
Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?
SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...
Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...
Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan
PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...
Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan
JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...
Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...
Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...
Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...
Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan
JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...
Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan
PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....