Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Sekolah Rakyat Jateng Siap Tampung 1.075 Siswa

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 5 Juli 2025 20:43 WIB
Sekolah Rakyat Jateng Siap Tampung 1.075 Siswa
NEWSREAL.ID - KUNJUNGI CALON SISWA: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau langsung proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat di Kelurahan Krandegan, Kecamatan Banjarnegara, Jateng, beberapa waktu lalu. (Foto: Kemensos)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin di Jawa Tengah terus dilakukan. Melalui program Sekolah Rakyat, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menargetkan bisa menampung hingga 1.075 siswa dari jenjang SMP hingga SMA pada tahun ajaran ini.

Kepala Dinas Sosial Jateng, Imam Maskur mengatakan saat ini terdapat sebelas Sekolah Rakyat yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Sekolah-sekolah tersebut dilengkapi fasilitas pendidikan dasar dan menengah, serta didukung oleh tenaga pengajar yang telah direkrut oleh pemerintah pusat.

“Sekolah Rakyat ini tersebar di berbagai daerah seperti Temanggung, Magelang, Banyumas, Pati, dan Solo. Total ada sembilan rombongan belajar (rombel) untuk SMP dan 29 rombel untuk SMA,” ujar Imam, Sabtu (5/7).

Lima lokasi utama yang menjadi sentra Sekolah Rakyat adalah Sentra Terpadu Kartini di Temanggung (125 siswa SMA), Sentra Antasena di Magelang (100 siswa SMA), Sentra Satria di Baturaden, Banyumas (50 siswa SMP), Sentra Margo Laras di Pati (100 siswa SMP), serta Sentra Terpadu Prof Dr. R Soeharso di Surakarta (200 siswa SMA).

Terkendala Infrastruktur

Selain itu, Sekolah Rakyat juga telah berdiri di sejumlah daerah lain seperti Blora, Banjarnegara, Wonosobo, Kendal, dan Wonogiri. Namun, Imam mengakui bahwa belum semua daerah siap menyelenggarakan sekolah ini secara penuh karena masih terkendala persiapan infrastruktur.

“Tidak semua jenjang tersedia di setiap lokasi. Jenjang yang dibuka menyesuaikan jumlah lulusan SD dan SMP di wilayah tersebut. Misalnya di Temanggung banyak lulusan SMP, maka jenjang yang dibuka adalah SMK,” jelasnya.

Seleksi calon siswa dilakukan secara ketat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kemudian diverifikasi langsung oleh pendamping sosial. Proses verifikasi mencakup kondisi tempat tinggal dan latar belakang ekonomi keluarga calon siswa.

“Ini bukan pendaftaran sembarangan. Semua data diverifikasi lapangan, termasuk kondisi rumah dan ekonomi keluarga. Harus benar-benar dari keluarga miskin yang membutuhkan,” tegas Imam.

Dengan program ini, Pemprov Jateng berharap anak-anak dari keluarga miskin tetap memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa harus terbebani biaya. (tb)

Berita Terbaru

Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...

Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...

Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu

SOLO,newsreal id – ​Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...

Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga

SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...

Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km

LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...

Mahasiswa Udinus Dilibatkan Tekan Sampah Pangan MBG

SEMARANG,newsreal.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional, menggandeng civitas akademika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk meminimalkan sampah pangan. Kerja sama itu diwujudkan...

Kemaru Panjang, Menteri PU Pastikan Kesiapan Pasokan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

WONOGIRI,newsreal.id – Kemampuan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah dalam mengantisipasi musim kemarau 2026 sedang dipersiapkan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim...

Pemkab Kendal Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Bulak

KENDAL,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari. Bupati Kendal,...

“War’ Ikan Sapu-sapu di Ibukota, Gubernur Pramono Minta Diperluas

JAKARTA,newsreal.id – Faktor kerusakan lingkungan dan ekosistem perairan lokal di sejumlah sungai di Jakarta menjadi masalah tersendiri yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain itu populasi...

Acungkan Jempol untuk Bupati Kendal, Wakil Ketua KPK Sentil OPD dan Kasih Wejangan Jajaran

KENDAL,newsreal.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan apresiasi atas kesetiaan Bupati Kendal dan jajaran yang selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. KPK yang diwakili KPK,...

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Leave a comment