
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mengalokasikan anggaran jumbo hingga Rp240 triliun untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara penuh pada tahun 2026.
Namun hingga pertengahan 2025, realisasi anggaran masih jauh dari target, dengan penyerapan baru menyentuh angka Rp5 triliun, atau sekitar 4 persen dari total estimasi belanja.
Program MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang diklaim menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya untuk anak sekolah, ibu hamil, dan balita dari kelompok rentan.
Dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Selasa (1/7), Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa target penerima manfaat telah ditetapkan mencapai 82,9 juta jiwa, yang terdiri atas siswa sekolah, ibu hamil, dan balita.
Target ini kini secara resmi masuk dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk Rancangan APBN 2026. “Sehingga untuk tahun 2026, keseluruhan tahun sudah didesain dengan target 82,9 juta penerima. Outlook anggaran juga sudah disusun mulai dari Rp71 triliun, Rp116 triliun, dan bahkan bisa mencapai Rp240 triliun,” jelas Sri Mulyani.
Ia menambahkan, besarnya porsi anggaran tersebut mencerminkan fokus pemerintah pada belanja produktif yang berpotensi menciptakan multiplier effect, baik dari sisi konsumsi rumah tangga maupun dampak ekonomi lokal di sektor pertanian, perikanan, dan industri makanan.
Masih Minim
Di sisi lain, penyerapan anggaran untuk tahun 2025 masih minim. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan, menyebutkan bahwa hingga Juni 2025, baru Rp5 triliun yang terserap dari total pagu indikatif Rp121 triliun untuk tahun berjalan.
“Sampai saat ini baru 5,5 juta orang yang menerima manfaat program makan bergizi gratis. Padahal target tahun ini lebih dari 50 juta jiwa,” ujar Zulkifli yang juga Ketua Umum PAN itu.
Pemerintah menyebutkan sejumlah tantangan dalam implementasi program ini, mulai dari kesiapan logistik, distribusi makanan di daerah tertinggal, hingga kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Program MBG tidak hanya diharapkan menekan angka stunting dan malnutrisi, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru, khususnya bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM penyedia makanan bergizi.
Menurut data Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting nasional pada 2023 berada di angka 21,6 persen, dan pemerintah menargetkan penurunan menjadi di bawah 14 persen pada 2027. Program MBG diproyeksikan menjadi salah satu intervensi besar untuk mendukung pencapaian tersebut.
“Kami berharap program ini memberikan dampak luas, bukan hanya mengenyangkan, tapi juga mencerdaskan dan memperkuat ekonomi lokal,” tambah Sri Mulyani.
Sejumlah pengamat menilai, besarnya alokasi anggaran program MBG perlu diimbangi dengan pengawasan ketat dan manajemen distribusi yang transparan. Kementerian Pendidikan, Kesehatan, dan PUPR disebut harus bersinergi dalam mempersiapkan infrastruktur pendukung, termasuk dapur sekolah, sistem pengadaan, serta mekanisme pengawasan.
DPR RI, melalui Badan Anggaran, turut meminta laporan berkala atas progres realisasi program. Anggota DPR juga menekankan pentingnya akuntabilitas karena skala program ini sangat besar dan menyentuh langsung jutaan masyarakat miskin. (tb)
Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...
Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...
Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...
Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....
Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG
NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...
Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...
Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...
Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...
Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...
Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...
BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

