
NEWSREAL.ID, BATANG- Tim dosen Program Studi Agribisnis Kampus Batang Universitas Diponegoro (Undip) mendorong warga Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, untuk mengembangkan usaha kreatif berbasis lingkungan melalui pelatihan pembuatan kokedama, tanaman hias bola lumut khas Jepang yang dibuat dari limbah organik.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pembuatan Kokedama sebagai Usaha Kreatif.” Lokasi pelatihan dipusatkan di Dusun Cepoko RT 01 RW 02 dan menyasar kelompok ibu rumah tangga sebagai peserta utama.
Ketua tim pelaksana, Nur Indah Cahyaningtyas, SP, MP menjelaskan, limbah sabut kelapa yang selama ini tak termanfaatkan bisa diolah menjadi media tanam estetik bernilai jual tinggi. “Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong warga untuk melihat potensi ekonomi dari sampah organik rumah tangga,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, lanjutnya, pihaknya berupaya mengembagangkan kewirausahaan hijau di Desa Tumbrep. Kewirausahaan hijau sendiri merupakan pengembangan bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Jenis usaha ini mencakup penciptaan produk atau layanan yang mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, serta penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
Pelatihan berlangsung dalam beberapa sesi, meliputi edukasi tentang jenis dan potensi limbah organik lokal hingga praktik teknis membuat kokedama, mulai dari pencampuran media hingga perawatan tanaman yang didampingi langsung oleh tim dosen.
Sejumlah akademisi lain yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Migie Handayani, SPt, MSi, Restie Novitaningrum, SP, MP, Levana Masitajasmin Putri, SE, MSi, dan Liska Simamora, SP, MSc.
Bahan Lokal
Sebanyak 25 warga mengikuti pelatihan yang berlangsung selama dua hari. Hasil praktik menunjukkan peserta mampu menghasilkan lebih dari 40 kokedama dari bahan lokal, seperti sabut kelapa dan tanah kompos.
Kokedama yang dibuat warga dijual dengan harga Rp15.000-Rp25.000 per buah, tergantung ukuran dan jenis tanaman yang digunakan. Dengan rata-rata modal produksi sebesar Rp5.000, produk ini dinilai cukup potensial sebagai sumber penghasilan tambahan.
Salah satu peserta, Siti Nurjanah (39), menyambut baik pelatihan ini. “Selama ini limbah rumah tangga seperti sabut kelapa hanya dibuang atau dibakar. Sekarang kami tahu cara mengubahnya jadi barang cantik dan punya nilai jual,” tuturnya.
Tim Undip berharap pelatihan ini dapat berlanjut dengan pendampingan usaha, pemasaran digital, hingga pembentukan koperasi warga berbasis produk kokedama. “Kami ingin pelatihan ini menjadi langkah awal bagi tumbuhnya wirausaha hijau di desa,” ucap Nur Indah.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah Batang dalam mendukung ekonomi sirkular dan pengurangan sampah berbasis komunitas. Data Dinas Lingkungan Hidup Batang mencatat, limbah organik rumah tangga menyumbang sekitar 60 persen dari total sampah yang dihasilkan per hari.
Pelatihan seperti ini menjadi solusi konkrit untuk mengurangi beban lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. (tb)
Prabowo Minta Kampus Gerak Cepat Cari Cara Hemat BBM, Target Rampung April
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi segera menyusun kajian cepat untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah tingginya harga energi global....
Kemdiktisaintek Gandeng Kampus dan Industri, Kebut Pengembangan PLTSa
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melibatkan perguruan tinggi dan sektor industri dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berbasis kajian ilmiah...
Resmi! Puasa Mulai 19 Februari, Tarawih Digelar Rabu Malam
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diumumkan Kementerian Agama usai menggelar Sidang Isbat...
Undip Dampingi Peternak Kadirejo Dorong Produktivitas Ternak
PABELAN- Upaya meningkatkan kesejahteraan petani-peternak terus digencarkan. Baru-baru ini sejumlah dosen dari Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai Desa Desa Kadirejo,...
Prabowo Siap Bangun 10 Kampus Baru 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 10 universitas baru pada tahun ini. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi besar memperkuat kualitas birokrasi sekaligus...
Mendiktisaintek: Kampus Harus Jadi Motor Pemajuan Kebudayaan Indonesia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga sekaligus mengembangkan kebudayaan nasional. Pandangan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian...
Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...
Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...
Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...
Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...
Gandeng Kampus Top Inggris, RI Siap Bangun Universitas STEM dan Kedokteran
NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran...
Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...

