
JAKARTA- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan pondok pesantren dan madrasah merupakan bukti konkret komitmen pemerintah dalam menerapkan kebijakan yang inklusif di bidang kesehatan.
“Program ini tidak hanya menyasar peserta didik di sekolah umum, tetapi juga menjangkau pesantren. Ini menunjukkan bahwa tidak ada diskriminasi antara madrasah dan sekolah,” ujar Nasaruddin saat meninjau pelaksanaan CKG di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta, Senin (4/8).
Pelaksanaan CKG di pesantren, lanjut Nasaruddin, merupakan langkah strategis untuk mendukung terwujudnya sumber daya manusia (SDM) unggul. Ia menekankan bahwa membentuk generasi emas tidak hanya memerlukan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga dukungan gizi dan kesehatan yang memadai.
Di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, para santri menjalani pemeriksaan menyeluruh yang mencakup 15 indikator kesehatan, salah satunya kesehatan gigi. “Banyak ditemukan persoalan gigi berlubang. Ini menunjukkan betapa seriusnya perhatian pemerintah dalam aspek preventif,” kata Imam Besar Masjid Istiqlal itu.
Pergeseran Paradigma
Menurut Nasaruddin, program CKG mencerminkan pergeseran paradigma kebijakan kesehatan dari kuratif ke preventif. Ia berharap masyarakat menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup, bukan hanya saat sakit.
“Menjaga kesehatan itu jauh lebih murah dibanding mengobati penyakit di rumah sakit. Jadi lebih baik kita deteksi sejak dini,” imbuhnya.
Program CKG kini diperluas ke seluruh satuan pendidikan, baik di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maupun Kementerian Agama, yang mencakup 282 ribu sekolah dan madrasah dari jenjang SD hingga SMA.
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Adita Irawati, mengatakan pelaksanaan serentak CKG dimulai pada Senin (4/8) di 12 sekolah percontohan di berbagai wilayah.
“Pemerintah ingin memastikan seluruh penduduk Indonesia memiliki akses terhadap layanan kesehatan dasar,” jelasnya.
Sejak diluncurkan pertama kali pada 10 Februari 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 16 juta penduduk hingga awal Agustus 2025. Pemerintah menargetkan program CKG dapat menjangkau total 281 juta penduduk, termasuk 53,8 juta siswa dari seluruh satuan pendidikan di Indonesia. (tb)
Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026
NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...
Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...
Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...
Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...
Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan
NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...
Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa
NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...
Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...
Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...
DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...
Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....
Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...
Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah
BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

