Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

Polda Jatim Gandeng Tim Ahli Selidiki Penyebab Ambruknya Mushala Ponpes Al Khoziny

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 3 Oktober 2025 19:03 WIB
Polda Jatim Gandeng Tim Ahli Selidiki Penyebab Ambruknya Mushala Ponpes Al Khoziny
NEWSREAL.ID - TINJAU LOKASI: Kapolda Jatim Irjen Polisi Nanang Avianto memberikan penjelasan kepada sejumlah wartawan saat meninjau Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (3/10). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SIDOARJO- Kepolisian Daerah Jawa Timur menegaskan penyelidikan terkait penyebab ambruknya bangunan mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, masih terus berlangsung.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, pihaknya membutuhkan bantuan tim ahli untuk memastikan faktor teknis dalam peristiwa tragis yang terjadi Senin (29/9) lalu.

“Ini harus dilihat dari awal. Dari proses saat runtuhnya sudah kita dokumentasikan. Penyelidikan tidak bisa setengah-setengah, harus menyeluruh, dan kami juga menunggu panduan dari tim ahli konstruksi,” ujar Kapolda saat meninjau lokasi, Jumat (3/10).

Menurutnya, hasil investigasi tidak akan maksimal tanpa melihat detail sejak proses pembangunan dari bawah hingga atas. Karena itu, polisi bekerja sama dengan para ahli dari ITS dan Kementerian PUPR yang memahami aspek teknis konstruksi.

Pencarian Korban

Meski begitu, Kapolda menekankan bahwa fokus utama saat ini tetap pada penanganan kemanusiaan. Polisi bersama tim gabungan masih melakukan pencarian korban dengan sangat hati-hati, terutama saat menggunakan alat berat untuk mengangkat material bangunan.

“Hingga saat ini tercatat ada 53 korban yang belum ditemukan. Karena itu pencarian harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat masih ada jenazah yang tertimbun,” jelasnya.

Kapolda menambahkan, pendataan korban dibagi menjadi tiga klaster, yakni santri, pengurus pesantren, dan pekerja pembangunan. “Pendataan tetap kami lakukan, sembari fokus pada misi kemanusiaan,” tambahnya.

Peristiwa runtuhnya mushala Ponpes Al Khoziny ini menjadi perhatian publik, tidak hanya karena jumlah korban yang banyak, tetapi juga karena dugaan lemahnya kualitas bangunan. Proses penyelidikan oleh kepolisian bersama tim ahli diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti tragedi tersebut. (tb)

Berita Terbaru

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Lapas Purwodadi Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Warga Binaan

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Suasana haru dan hangat menyelimuti Aula Ajisaka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kamis (12/3). Puluhan warga binaan mendapat kesempatan berbuka puasa bersama...

Baru Sebulan Beroperasi, Toko Miras di Genuk Disegel Warga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Keresahan warga di Kecamatan Genuk akhirnya memuncak. Sebuah toko penjual minuman keras yang baru beroperasi sekitar satu bulan di Jalan Raya Woltermongunsidi, Kelurahan...

Sahur di Pura: Agustina dan Sinta Nuriyah Rawat Toleransi Kota Semarang

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya menjaga toleransi lewat sahur bersama lintas iman, Selasa (24/2/2026). Digelar di rumah ibadah umat Hindu, momentum ini bukan...

Sembilan Daerah Siap Jadi Mesin Baru Ekonomi Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan kawasan industri masih menjadi tumpuan utama untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada sembilan kabupaten/kota di Jateng...

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...

Leave a comment