Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Gaza: Israel Langgar Gencatan Senjata Hampir 500 Kali dalam 44 Hari

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 23 November 2025 21:40 WIB
Gaza: Israel Langgar Gencatan Senjata Hampir 500 Kali dalam 44 Hari
NEWSREAL.ID - KORBAN SERANGAN ZIONIS: Anak-anak Palestina yang terluka dibawa ke Rumah Sakit al-Awda setelah tentara Israel melancarkan serangan di beberapa wilayah di Gaza, Sabtu (22/11). (Foto: Anadolu)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Jalur Gaza kembali memuncak setelah Gaza Government Media Office menuding Israel melakukan hampir 500 pelanggaran gencatan senjata dalam 44 hari terakhir.  Tuduhan itu menyebut ratusan warga sipil tewas sejak jeda kekerasan mulai diberlakukan pada 10 Oktober lalu.

Dalam laporan yang dirilis Sabtu, (22/11), kantor media tersebut mencatat 497 pelanggaran, dengan 342 warga Palestina tewas, mayoritas anak-anak, perempuan, dan lansia. Mereka mengecam keras tindakan yang dinilai sebagai pelanggaran serius atas perjanjian gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat.

“Pelanggaran ini merupakan bentuk nyata pelanggaran hukum humaniter internasional,” demikian pernyataan mereka yang dikutip dari Al-Jazeera. Pada hari yang sama, setidaknya 27 pelanggaran tambahan dilaporkan, menewaskan 24 warga Palestina dan melukai 87 lainnya.

Otoritas Gaza menegaskan Israel harus bertanggung jawab atas memburuknya situasi kemanusiaan di wilayah tersebut, termasuk pembatasan masuknya bantuan dan pasokan medis yang seharusnya menjadi bagian dari perjanjian.

Sementara itu, militer Israel kembali melancarkan serangan udara di beberapa titik di Gaza pada Sabtu, menewaskan sedikitnya 24 warga Palestina, termasuk anak-anak. Serangan ini menjadi salah satu insiden terbaru yang dipandang sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata enam pekan terakhir.

Dalih Israel

Israel berdalih, serangan tersebut dilakukan setelah seorang pejuang Hamas menyerang tentaranya di wilayah yang berada di dalam “garis kuning”, batas reposisi pasukan yang disepakati saat gencatan senjata mulai berlaku.

Di sisi lain, pejabat-pejabat lokal di Gaza utara melaporkan puluhan keluarga Palestina kini terkepung akibat kemajuan posisi militer Israel yang disebut melampaui garis kuning. Langkah itu dinilai sebagai bentuk pelanggaran tambahan terhadap kesepakatan.

Hamas membantah tuduhan bahwa mereka membatalkan gencatan senjata, seperti diberitakan Al Arabiya. Izzat al-Risheq, anggota biro politik Hamas, menyebut Israel “mencari-cari alasan untuk menghindari kesepakatan dan kembali melancarkan perang pemusnahan”. Kelompok itu juga meminta mediator, AS, Mesir, dan Qatar untuk menekan Israel menghentikan pelanggaran dan kembali mematuhi perjanjian yang disepakati. (tb)

Berita Terbaru

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....

Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz

JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...

Leave a comment