Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

KPK Terus Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 1 November 2025 16:57 WIB
KPK Terus Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat
NEWSREAL.ID - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelusuri dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan dalam tahap penyelidikan kasus tersebut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, tim penyelidik telah memanggil dan meminta keterangan dari berbagai pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara terkait proyek yang digarap oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Budi menyebut, seluruh informasi yang diberikan oleh para pihak yang dipanggil akan sangat membantu penyelidik dalam mengurai dugaan praktik korupsi atau mark up pada proyek strategis nasional tersebut.

“Tim penyelidik melakukan permintaan keterangan dengan mengundang sejumlah pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara ini,” ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/10) malam.

Meski begitu, Budi belum bersedia membeberkan secara detail siapa saja yang telah dimintai keterangan. Alasannya, penyelidikan masih berjalan dan belum bisa dibuka ke publik.

Tahap Penyelidikan

“Kami belum dapat menyampaikan secara lengkap pihak-pihak yang diundang karena ini masih di tahap penyelidikan,” ujarnya. KPK, lanjut Budi, terus melakukan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran dalam proyek kereta cepat tersebut, termasuk kemungkinan adanya penggelembungan (mark up) biaya. Lembaga antirasuah itu juga mengimbau semua pihak yang dipanggil agar bersikap kooperatif.

“Kami mengimbau agar siapa pun yang diminta hadir memberikan informasi dan keterangan dengan jujur. Sejauh ini pihak-pihak yang sudah diundang bersikap kooperatif,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu telah mengonfirmasi bahwa perkara terkait proyek Whoosh telah masuk tahap penyelidikan. Ia menyebut penyelidikan dilakukan setelah berbagai isu dugaan mark up biaya pembangunan mencuat di publik. “Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” ujar Asep, Senin (27/10).

Isu dugaan korupsi proyek kereta cepat juga sempat disinggung oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD, yang menyatakan siap memberikan keterangan kepada KPK jika diperlukan. (ct)

Berita Terbaru

MAKI Kecam KPK Soal Tahanan Rumah Yaqut, Beda Perlakuan dengan Lukas Enembe

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masyarakat Antikorupsi Indonesia melontarkan kritik keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi atas keputusan mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan...

KPK Tegaskan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bukan karena Sakit, Ini Alasannya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pengalihan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah tidak berkaitan dengan kondisi kesehatan. Juru...

157 Warga Binaan Lapas Purwodadi Dapat Remisi Lebaran, Tiga Langsung Bebas

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Sebanyak 157 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi menerima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Pemberian remisi ini menjadi...

155 Ribu Warga Binaan Dapat Remisi Lebaran, 1.162 Orang Langsung Bebas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia menerima remisi khusus Idul Fitri 1447 H/2026. Kebijakan ini ditegaskan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk penghargaan...

KPK Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Sejak 19 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah sejak Kamis (19/3/2026) malam. Juru Bicara...

Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...

KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...

BNN Musnahkan 34 Kg Narkoba, 147 Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa. Pelaksana Tugas...

Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...

Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...

KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...

Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

Leave a comment