Regional

Masih Berkabung, Keraton Solo Belum Umumkan Penerus PB XIII

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 4 November 2025 16:16 WIB
Masih Berkabung, Keraton Solo Belum Umumkan Penerus PB XIII
NEWSREAL.ID - Dua abdi dalem melintas di Kori Kamandungan Lor Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SOLO- Wafatnya SISKS Pakubuwono XIII meninggalkan pertanyaan besar soal siapa penerus takhta Keraton Kasunanan Surakarta. Pihak keraton memastikan suksesi akan berjalan sesuai adat, tapi keputusan akhir masih menunggu kesepakatan keluarga besar dinasti Mataram.

Meski aturan adat telah mengatur mekanisme suksesi, pihak Keraton Kasunanan Surakarta menegaskan bahwa penetapan raja baru belum bisa diumumkan karena keluarga besar masih dalam masa berkabung.

Adik almarhum, KGPH Puger, mengatakan bahwa suksesi raja tidak bisa dilakukan tergesa-gesa dan harus mengikuti tata cara yang diwariskan secara turun-temurun. “Keraton sudah ada adatnya, sudah ada aturannya. Kita tunggu perjalanannya saja. Sekarang masih suasana berkabung, jadi kita antarkan Sinuhun dengan damai dulu. Setelah itu baru ada rapat dan kesepakatan dari para kerabat,” ujar Puger di Solo, Senin (3/11).

PB XIII diketahui pernah tiga kali menikah dan memiliki tujuh anak, dua di antaranya laki-laki, yaitu KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram dan KGPH Mangkubumi. Keduanya disebut-sebut berpotensi menjadi penerus takhta.

Baru Wacana

Menanggapi hal itu, Puger tidak ingin mendahului proses adat. “Silakan saja penyorotannya (antara Purbaya dan Mangkubumi), itu baru wacana. Kita tunggu hasilnya supaya tidak jadi berita yang tidak pas,” katanya.

Sementara itu, adik PB XIII lainnya, KGPH Dipokusumo, berharap siapa pun yang kelak menjadi raja memiliki karakter kuat dan visi besar untuk membawa Keraton Solo lebih maju tanpa meninggalkan akar budaya Jawa.

“Syarat utama harus berani KKN. Komitmen, konsisten, networking. Harus punya jaringan kuat untuk menjadikan Keraton lebih berbudaya Jawa. Itu butuh arto, doyo, tri winasis,” ujarnya.

Meski belum ada keputusan resmi, pihak keraton menegaskan seluruh proses penentuan penerus takhta akan tetap berpegang pada adat, pengetahuan, dan nilai-nilai agama sebagai dasar legitimasi seorang raja. (tb)

Berita Terbaru

Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng

SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...

Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...

Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya

BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...

Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?

SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...

Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...

Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan

PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...

Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...

Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...

Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...

Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...

Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan

JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...

Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan

PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....

Leave a comment