Nasional

Gus Yahya Ingatkan PBNU: Jangan Abaikan Aturan

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 12 Desember 2025 18:49 WIB
Gus Yahya Ingatkan PBNU: Jangan Abaikan Aturan
NEWSREAL.ID - KONFRENSI PERS: Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf bersama jajaran pimpinan menggelar konferensi pers usai rapat koordinasi di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (11/12). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Di tengah memanasnya dinamika internal PBNU, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan akar masalahnya sederhana namun krusial: ketaatan pada tatanan organisasi.

Menurutnya, jika aturan yang sudah disepakati bersama diabaikan, maka PBNU justru mundur jauh ke belakang. “Kalau tatanan organisasi ini diabaikan, maka itu mundur satu abad. Mundur sampai ke era sebelum NU didirikan,” ujar Gus Yahya, Kamis, (11/12).

Baca juga: Zulfa Mustofa Tegaskan Tak Mau Terjebak Konflik PBNU

Ia mengingatkan kembali sejarah pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari yang sebelum organisasi lahir memiliki wibawa luar biasa di kalangan ulama. Namun saat NU dibentuk, KH Hasyim justru menerima pembatasan kewenangan melalui struktur dan AD/ART. “Kalau mau mutlak wewenangnya, enggak usah bikin organisasi, malah mutlakkan,” tegasnya.

Gus Yahya menilai upaya kembali ke pola pra-organisasi adalah langkah mundur yang bertentangan dengan prinsip-prinsip yang ditanamkan para pendiri.

Penyelesaian Masalah

Karena itu, menurutnya, penyelesaian masalah internal hanya bisa ditempuh secara kolektif, bukan sepihak. “Enggak ada jalan keluar selain bersama-sama. Mari bermuktamar bersama,” katanya.

Ia mengakui banyak persoalan muncul dalam dinamika belakangan ini, namun yakin semuanya bisa selesai selama seluruh pihak mau tunduk pada proses konstitusional. “Yang belum bisa diselesaikan sebelum Muktamar, ya selesaikan di Muktamar saja. Bisa, bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Baca juga: Gus Yahya: Pleno PBNU Sepihak dan Langgar AD/ART

Terkait isu pemberhentian ketua umum, Gus Yahya menegaskan mekanismenya hanya melalui Muktamar atau Muktamar Luar Biasa. Ia menolak anggapan bahwa Rapat Harian Syuriah atau Rapat Pleno dapat dijadikan dasar untuk memberhentikan Ketum PBNU karena jelas bertentangan dengan aturan organisasi. (ct)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, PT Kilang Pertamina Internasional RU III Gandeng...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment