
NEWSREAL.ID, PENAJAM- Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan komitmennya menjaga kawasan ibu kota baru tetap tertib, aman, dan berkelanjutan dengan memperkuat pengendalian berbagai aktivitas ilegal.
Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Aktivitas Ilegal yang bekerja di wilayah IKN, mencakup sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Baca juga: Lima Tambang Ilegal di Babel Diproses Hukum
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi menyatakan, pengawasan ketat diperlukan agar pembangunan IKN berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik dan berkeadilan hukum.
“Otorita berkomitmen mewujudkan IKN sebagai kota yang tertib hukum, aman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Bimo Adi di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (17/12/2025).
Sepanjang 2025, Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal telah melakukan berbagai upaya, mulai dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pemasangan tanda larangan di titik-titik rawan, hingga penindakan langsung terhadap aktivitas tanpa izin di kawasan IKN.
Beragam Bidang
Penertiban mencakup beragam bidang, antara lain aktivitas ilegal sosial kemasyarakatan, pelanggaran lalu lintas di wilayah IKN, praktik pertambangan ilegal, serta pelanggaran di bidang pertanahan seperti jual beli lahan negara dan kawasan hutan.
Selain penindakan, Otorita IKN juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program yang telah berjalan. Evaluasi tersebut menjadi dasar penyusunan rencana kerja pengendalian aktivitas ilegal pada 2026.
“Kami menyusun rencana kerja bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk memperkuat pengendalian aktivitas ilegal ke depan,” kata Bimo.
Pemangku kepentingan yang terlibat antara lain TNI, Polri, Kejaksaan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kolaborasi lintas lembaga ini ditujukan untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus penindakan hukum di kawasan IKN.
Baca juga: Ribuan Lahan Tambang Ilegal Kembali Dikuasai Negara
Menurut Bimo, evaluasi bersama tersebut penting untuk memastikan pembangunan IKN tetap berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan kepastian hukum. Ke depan, program pengawasan dirancang lebih komprehensif, mencakup pencegahan, pengawasan, penindakan, hingga penyelesaian setiap kasus secara tuntas.
Pada 2026, sejumlah program strategis akan dijalankan, seperti pengumpulan dan pengolahan data, penegasan dan validasi batas kawasan IKN, patroli dan pengawasan rutin, penindakan terukur berbasis regulasi, sosialisasi berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas personel satgas.
“Pengawalan menyeluruh terhadap kawasan IKN dari berbagai aktivitas ilegal sangat penting agar pembangunan ibu kota negara berjalan sesuai rencana,” tegas Bimo.
Ia menambahkan, pengendalian aktivitas ilegal di kawasan IKN tidak hanya berhenti pada pencegahan, tetapi juga memastikan setiap pelanggaran ditangani hingga tuntas demi menjaga masa depan ibu kota negara. (tb)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...