Hukum Kriminal

Investasi Fiktif Taspen Rugikan Negara Rp 1 Triliun

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 28 Mei 2025 17:27 WIB
Investasi Fiktif Taspen Rugikan Negara Rp 1 Triliun
NEWSREAL.ID - PEMBACAAN DAKWAAN: Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menggelar sidang pembacaan dakwaan eks Dirut PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, Selasa (27/5). (Foto: Ist)

JAKARTA– Mantan Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, didakwa dalam kasus dugaan investasi fiktif yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1 triliun. Dakwaan dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Selasa (27/5).

Selain Kosasih, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mendakwa mantan Direktur Utama PT Insight Investment Management (IIM), Ekiawan Heri Primaryanto. Keduanya disebut telah melakukan pelanggaran hukum yang merugikan keuangan negara.

“Perbuatan terdakwa bersama Ekiawan Heri Primaryanto menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 1 triliun berdasarkan hasil audit investigatif BPK RI,” ujar jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan.

Jaksa mengungkap, Kosasih melakukan investasi pada reksa dana I-Next G2 untuk membiayai penerbitan Sukuk Ijarah TPS Food tahun 2016 (SIA-ISA 02) yang kemudian gagal bayar (default), tanpa didukung analisis investasi yang layak. Ia juga menyetujui revisi kebijakan internal Taspen agar bisa meloloskan investasi bermasalah tersebut.

“Investasi dilakukan tanpa profesionalisme, dan mekanisme konversi aset diatur secara khusus untuk memfasilitasi pelepasan surat utang bermasalah tersebut,” lanjut jaksa.

Perkaya Diri

Tak hanya merugikan negara, Kosasih juga diduga memperkaya diri sendiri dengan total sekitar Rp 34 miliar, termasuk dalam bentuk uang tunai dan valuta asing. Di antaranya, ia menerima lebih dari Rp 28,4 miliar, serta uang dalam bentuk USD, SGD, Euro, Baht, Yen, Pound Sterling, dan Won Korea. Uang tersebut digunakan untuk membeli berbagai aset diantaranya mobil Honda CRV senilai Rp 503,7 juta atas nama dua anaknya, sebelas unit apartemen dan tiga bidang tanah di Jelupang, Tangerang Selatan senilai Rp 4 miliar.

Jaksa juga menyebut uang hasil kejahatan disimpan di rumah dinas Kosasih di Menteng, serta di safe deposit box (SDB) dan apartemen yang kemudian ditemukan penyidik saat penggeledahan.

Selain Kosasih, Ekiawan disebut menerima keuntungan sebesar 242.390 dollar Amerika, sementara seorang lainnya, Patar Sitanggang, menerima Rp 200 juta. Sejumlah korporasi juga turut diuntungkan dalam perkara ini antara lain PT IMM senilai Rp 44,2 miliar, PT KB Valbury Sekuritas Indonesia (Rp 2,46 miliar), PT Pacific Sekuritas Indonesia (Rp 108 juta), PT Sinar Emas Sekuritas (Rp 40 juta), dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (TPSF) (Rp 150 miliar). Atas perbuatannya, Kosasih dan Ekiawan didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment