Nasional

Satgas PKH Selidiki Kerusakan Hutan Pemicu Banjir-Longsor di Sumatra

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 5 Desember 2025 17:52 WIB
Satgas PKH Selidiki Kerusakan Hutan Pemicu Banjir-Longsor di Sumatra
NEWSREAL.ID - TUMPUKAN BATANG POHON: Warga terdampak banjir bandang memandangi tumpukan batang pohon yang terbawa arus air. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) saat ini tengah menyelidiki asal batang pohon termasuk kemungkinan adanya praktik pembalakan liar dan penyalahgunaan dokumen. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bergerak cepat menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Satgas kini mendalami dugaan kerusakan hutan yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama rusaknya ekosistem di tiga provinsi tersebut. Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna menjelaskan bahwa Satgas PKH telah meninjau beberapa lokasi yang dicurigai terjadi kegiatan perusakan lingkungan.

Baca juga: Indonesia Siap Investasi Rp16 Triliun untuk Hutan Tropis Dunia

“Tim Satgas PKH sudah bergerak mendatangi sejumlah lokasi yang diduga adanya perbuatan merusak lingkungan hidup sehingga rusaknya ekosistem,” ucapnya di Jakarta, Jumat, (5/12).

Menurut Anang, satgas akan memeriksa berbagai kemungkinan, termasuk aktivitas tambang di kawasan hutan. “Apakah ini akibat rusaknya kawasan hutan atau kayu-kayu tambang, nanti didalami. Yang jelas, tim PKH sudah bergerak,” katanya.

Jika ditemukan unsur pidana, ia menegaskan bahwa Satgas PKH siap menindak pihak yang bertanggung jawab. Selaras dengan langkah tersebut, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Polri juga membentuk tim investigasi untuk menelusuri asal-usul gelondongan kayu yang ikut terseret banjir di beberapa lokasi di Sumatra.

Sinergi Gakkum

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kemenhut dan Polri dalam rangka memperkuat sinergi penegakan hukum bidang kehutanan.

Instruksi serupa juga telah disampaikan oleh Menko PMK Pratikno serta pejabat kementerian terkait agar Satgas PKH bergerak cepat mengidentifikasi sumber kayu tersebut.

“MoU kami dengan Polri akan diintegrasikan dengan PKH untuk segera membuktikan dan menemukan asal-usul kayu tersebut,” kata Antoni. Jika ditemukan unsur kriminal, proses hukum akan dilakukan tanpa kompromi.

Baca juga: Kemenhut Perketat Pengawalan Taman Nasional Tesso Nilo

Kemenhut juga telah melakukan penyusuran daerah aliran sungai (DAS) menggunakan drone untuk memetakan jalur sebaran material kayu. Selain itu, aplikasi Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO) digunakan untuk menganalisis jenis kayu, kondisi fisik, hingga tanda-tanda perlakuan manusia yang menunjukkan dugaan penebangan ilegal. (ct)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan Pimpinan PT...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment